Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Sabtu, 31 Oktober 2020

Cara Mengusir Kucing secara Manusiawi

Ilustrasi kucing liar (Pixabay.com)

Kucing telah menjadi favorit hewan peliharaan yang cukup banyak sebagai teman dan sahabat di rumah. Selain mereka, hewan lain yang biasa kita lihat menjadi peliharaan adalah anjing. 

Ada banyak alasan yang menjadi daya tarik kita merawat mereka, namun sesuatu yang kita rasakan, belum tentu sama dengan individu yang lain. Sebagian mungkin menganggap biasa saja tentang kucing, selebihnya ada juga yang mungkin tidak suka dengan kucing sehingga berusaha mengusir mereka.

Umumnya kucing ras hingga kucing domestik yang beruntung menjadi peliharaan manusia, sangat jarang menerima perlakuan yang buruk selama aktivitas dilakukan secara indoor.

Kucing yang cukup banyak mendapat pengusiran dalam lingkungan manusia, rata-rata jenis kucing liar yang tidak beruntung memperoleh makan secara cuma-cuma.

Kucing liar harus berjuang secara mandiri menemukan makanan setiap hari untuk berkembang biak dan bertahan hidup. 

Meski tidak ada perbedaan secara umum kucing liar dengan kucing hewan yang di rawat oleh manusia, naluri alamiah mereka tetap ada sebagai kucing.

Kehidupan kucing liar lebih sering di luar ruangan dan jarang bersosialisasi dengan hewan lain. Mereka juga salah satu hewan yang sangat jarang bersahabat dengan manusia.

Pengalaman yang dilalui kucing liar inilah membuat mereka sangat sulit di adaposi manusia karena tumbuh dewasa untuk hidup mandiri. 

Cara mengusir kucing secara manusiawi


Aktivitas kucing liar yang terkenal sulit berinteraksi untuk menjadi teman dan sahabat dengan manusia, membuat mereka jarang merasakan kenyamanan tinggal dengan majikan.

Beberapa pendekatan secara manusiawi yang dilakukan sebagian masyarakat di dunia menyikapi populasi kucing liar yang sulit dikontrol, salah satunya dengan menjalankan program Trap-Neuter-Return (TNR).

Program ini biasanya untuk membawa mereka ke dokter hewan untuk dimandulkan atau dikebiri. Selanjutnya mendapat vaksinasi untuk kucing.

Penempatan kucing liar yang telah mendapat steril hingga vaksinasi dan selanjutnya kembali pada lingkungan semula, berarti mereka tetap perlu mencari makanan untuk bertahan hidup.

Namun sebagian dari mereka yang tidak menyukai kucing liar, sering mengalami kesulitan dan masalah akibat kehadiran mereka.

Cara mengusir kucing secara manusiawi masih bisa dilakukan untuk mereka sehingga tidak menyakiti dan melukai secara fisik.

Untuk menyingkirkan kucing yang ada di lingkungan Anda, perlu tahu beberapa sebab yang menjadi alasan kehadiran mereka, diantaranya:

1. kucing datang mencari makanan

   kucing liar atau kucing peliharaan yang menyasar ke tempat manusia, mungkin saja ingin mencari makanan.

Cara mengusir kucing secara manusiawi yang pertama jika tidak menginginkan kedatangan mereka karena alasan makanan, Anda perlu mengamankan tempat sampah yang berada di luar rumah.

Tempat sampah sebagai pembuangan sisa bahan olahan seperti ikan, daging hingga makanan lain menjadi sarana mengundang kehadiran mereka. 

Cara sederhana mencegah kucing liar datang ke rumah Anda dengan menutup rapat tempat sampah secara baik.

Sementara ada juga kemungkinan lain kucing liar datang bergerombol dalam lingkungan rumah Anda, misalnya dari tetangga  yang memberikan mereka makanan.

Jika kehadiran mereka akibat pemberian makanan dari tetangga, cari waktu yang tepat untuk bicara baik-baik, agar masalah bisa dipecahkan secara manusiawi.

2. Cara mengusir kucing saat merusak tanaman dan mengali tanah halaman rumah Anda


Kucing liar bisa datang untuk alasan lain yang mungkin saja bukan soal mencari makanan.

Kucing sebagai hewan yang hidup bebas alamiah memiliki insting sebagai naluri dasar sangat suka mengali tanah.

Jenis tanah yang menjadi incaran mereka untuk digali, biasanya tipe tanah lunak, gembur, hingga tanah mengandung pasir.

Cara mengusir kucing secara manusiawi jika mereka datang untuk menyalurkan naluri alamiah di tanah dan tanaman Anda, bisa menggunakan cara yang tidak menyakitkan mereka. 

Beberapa alternatif sederhana untuk tips mengusir kucing karena sumber kerusakan tanah halaman rumah, yakni:


Menggunakan aroma yang mengeluarkan wangi. Kucing tidak suka aroma wangi berasal dari kulit jeruk, lemon dan aroma bubuk kopi.

Beberapa bahan ini bisa didapatkan secara gratis, jika rumah Anda tidak jauh dari kedai kopi dan stan minuman menjual jeruk segar. Anda bisa memanfaatkan limbah sampah yang mungkin dibuang menjadi metode menyingkirkan kucing secara manusiawi.

Jika Anda memiliki peralatan tidak terpakai dan tidak digunakan lagi. Alat rumah tangga seperti wajan logam yang disemprot dengan cuka juga efektif mencegah kucing liar datang ke halaman rumah.

Letakan panci, wajan dan wadah penampungan tersebut di area yang menjadi pintu masuk mereka.

Dilansir situs dunia hewan tentang cara efektif mengusir kucing agar tidak datang, bisa juga dengan membuat kotak kotoran secara khusus untuk mereka.

Letakan kotak kotoran tersebut, jauh dari lokasi tanaman dan tanah halaman rumah. 

Agar kucing liar menyukai kotak kotoran yang dibuat khusus untuk mereka, masukan tanah atau menempatkan pasir di dalamnya. Bersihkan kotak kotoran tersebut secara konsisten agar tetap bisa mereka gunakan setiap saat.

Dihimpun dari beberapa sumber sebagai cara yang efektif mengusir kucing secara manusiawi, penyebab yang cukup banyak menjadi alasan kucing liar sering datang beramai-ramai, biasanya bau dan lingkungan yang kotor dengan sisa makanan.

Aroma sisa makanan dan sisa bahan olahan seperti ampas ikan dan lain-lainnya menjadi faktor penyebab mereka senang datang di lokasi tersebut.

Selain menutup tempat sampah sebagai pilihan tidak diacak-acak oleh kucing. Minta bantuan petugas sampah untuk rutin mengambil sampah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar