Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 28 Oktober 2020

Cara Mengatasi Anemia saat Menstruasi

Kredit foto Pixabay.com

Menstruasi adalah sirklus alamiah yang dialami sebagian besar perempuan saat berada di umur tertentu. Namun sebagian wanita bisa semakin tidak nyaman saat menstruasi berlangsung, mengalami gejala anemia.

Anemia adalah gejala yang terjadi pada seseorang yang mengalami kekurangan darah sehingga sel darah merah yang sehat tidak bekerja seperti kondisi normal. Anemia dalam istilah yang cukup terkenal sering disebut penurunan kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah.

Pengalaman menstruasi bersamaan gejala anemia sering membuat beberapa tanda yang terjadi, diantaranya mengalami kelelahan berlebihan, kondisi fisik tampak lemah, warna kulit menjadi pucat, aliran pernapasan menjadi tersendat, merasa pusing, organ tubuh seperti kaki atau tangan seperti kesemutan, mengalami demam hingga kekuatan kuku menurun.

Seperti dilihat Hello Sehat, beberapa gejala anemia saat menstruasi bisa berlangsung karena faktor tertentu.

Menorrhagia

Keluarnya darah saat menstruasi yang terlalu banyak, secara tidak langsung membawa pengaruh untuk tubuh. Selain itu jadwal kegiatan yang disusun dengan rapi dapat terganggu karena faktor yang dialami tubuh, seperti cepat lelah dan sebagainya.

Dilansir InformedHealth.org, 9-14 dari 100 perempuan mengalami menorrhagia. Menorrhagia merupakan kondisi perempuan mengalami menstruasi berlebihan (darah yang keluar lebih banyak) dalam jangka panjang. Adapun sebagian perempuan mengalami menstruasi berkepanjangan lebih dari 5-7 hari.

Pengaruh yang disebabkan Menorrhagia pada wanita, cenderung meningkatkan gejala anemia akibat zat besi menurun dalam tubuh.

Kekurangan zat besi

Zat besi memberi pengaruh yang baik untuk sel darah dalam tubuh. Ketika tubuh kekurangan zat besi, siklus yang berlangsung dengan menstruasi membuat tubuh semakin banyak kekurangan zat besi.

Kekurangan vitamin C

Banyak vitamin yang kita kenal bermanfaat untuk tubuh. Pada masa menstruasi, gejala anemia bisa terjadi saat tubuh kekurangan vitamin C.

Cara mengatasi gejala anemia saat menstruasi


Peristiwa yang terjadi pada perempuan, sebagian menilai ada kaitan satu sama lain. Menstruasi yang berlangsung pada seseorang, masih bisa dicegah agar tidak mengalami gejala anemia.

Konsumsi vitamin 

Salah satu cara sederhana yang bisa kita lakukan mencegah gejala anemia saat menstruasi adalah rutin mengonsumsi vitamin tertentu.

Beberapa jenis vitamin yang baik sebagai suplemen dengan kandungan zat besi tinggi, (lipofer dan Fe glukonat), asam folat, dan vitamin B kompleks.

Jenis makanan yang baik dan tinggi zat besi sangat dianjurkan sebagai makanan yang dikonsumsi. Beberapa diantaranya daging sapi, otak sapi, ati ayam, sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli, kacang-kacangan, biji labu, buah kering, ataupun sereal yang mengandung tinggi zat besi.

Selain makanan yang baik untuk mengatasi gejala anemia saat menstruasi, beberapa pantangan yang sebaiknya diperhatikan sebelum mengonsumsi makanan yang dianjurkan. 

Misalnya menghindari minuman dan produk olahan seperti teh. Salah satu unsur kandungan dalam teh, yakni tanin. Tanin yang diminum sering membuat tubuh menurun untuk menyerap zat besi yang didapat dari vitamin dan bahan makanan tertentu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar