Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 07 Agustus 2019

Mencegah Penurunan Pendengaran Akibat Pengunaan Earphone

Dengarin musik menjadi bagian yang sulit dipisahkan ditengah perkembangan teknologi seperti smartphone. Ragam fitur ponsel yang kian memanjakan pengguna, banyak fitur andalan dibenamkan dalam perangkat telekomunikasi ini, diantaranya musik.
Pixabay.com

Penggunaan sarana dan prasarana hiburan mendengar musik dianggap salah satu cara menghilangkan rasa bosan dan menghabiskan waktu saat menunggu. Dalam memanfaatkan peralatan tersebut, earphone atau populer juga dengan headphone lazim terlihat digunakan seseorang saat makan siang, melakukan perjalanan dalam kendaraan hingga bersantai.

Umumnya, earphone atau headphone banyak digunakan untuk mendengar suara musik lebih jelas dan jernih. Pengaruh lingkungan eksternal di sekitar seseorang yang tidak mendukung, suara bising menjadi faktor penganggu yang menjengkelkan.

Dikutip dari World Health Organization (WHO) pada 2015, sekitar 1,1  miliar usia remaja dan orang dewasa di dunia mengalami resiko gangguan pendengaran. Salah satu penyebab utama gangguan pendengaran yang terjadi pada remaja dan usia dewasa adalah kebiasaan mendengar yang tidak tepat.

Data menunjukkan terdapat 43 juta penduduk kategori usia 12-35 tahun  kini terdeteksi menderita gangguan pendengaran. Jumlah tersebut berdasarkan total keseluruhan penderita gangguan pendengaran sebanyak 360 juta jiwa.

WHO menilai dan memperkirakan pada tahun 2050 nanti, sekitar 900 juta orang dari berbagai usia mengalami masalah pada pendengaran berupa gangguan ringan sampai fungsi telinga yang tidak bekerja semestinya.

Dikutip dari ahli kesehatan, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) Sri Susilawati kepada media berita menyebutkan, dewasa ini peralatan bantu untuk pendengaran secara berlebihan salah satu pemicu efek buruk pada telinga.

Ia mengungkapkan, pasien yang pernah ditanganinya mengalami penurunan pendengaran saat menggunakan earphone atau headphone berlebihan. Pasien tersebut telah menggunakan alat bantu pendengaran saat tidur sejak usia 2 tahun. Efek yang dialami pasien disebutkan, usia 20 tahun kini memperoleh gangguan pendengaran seperti dialami orang usia lanjut.

Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) Sri Susilawati menjelaskan earphone yang dipakai saat akan tidur tidak disarankan penggunaannya. Dirinya mengungkapkan, posisi tidur dan gerakan badan yang tidak bisa diatur setelah pulas, beresiko menekan earphone atau headphone menjadi berbahaya.

Sri juga menerangkan saat tidur terjadi, maka proses syarat mengalami pelemahan sehingga rentan mengakibatkan luka bagian telinga.

Jika ingin menggunakan earphone atau headphone, menurutnya penggunaan yang tepat adalah 60-60. Yakni memakai alat bantu mendengar musik selama 1 jam, dan istirahat juga 1 jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar