Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Selasa, 06 Agustus 2019

Manfaat Apel yang Perlu Anda Ketahui

Sebagian besar dari pembaca tentunya sudah tahu, apel merupakan makanan yang kaya serat dan kandungan vitamin cukup komplek. Pada penelitian terbaru, terungkap apel memiliki 100 juta bakteri. Anda mungkin saja menilai bakteri diartikan sebagai sumber penyakit, namun dalam bakteri apel yang ada tersebut, ternyata makin membuat tubuh makin sehat dengan organisme untuk kesehatan.
Pixabay.com

Bakteri baik seperti Lactobacillus disebut-sebut banyak berada dalam apel. Umumnya, kita menyebut jenis bakteri baik ini jenis probiotik yang biasa digunakan pada makanan atau minuman kesehatan untuk memperbaiki dan menyehatkan pencernaan.

Dikutip dari Forbes, dalam apel yang Anda konsumsi, selain bakteri probiotik seperti Lactobacillus untuk melawan bakteri jahat dalam sistem pencernaan yang bisa menyebabkan diare. Bahan utama apel lazim digunakan untuk produk olahan fermentasi seperti yogurt.

Manfaat apel saat dikonsumsi secara teratur oleh Anda, dapat membantu mengatasi masalah patogen atau sejenis parasit yang kerap membuat kemunculan penyakit pada tubuh. Manfaat lain dari apel pada mikrobioma usus tak kalah bermanfaatnya, misalnya menecegah dan menurunkan kemungkinan resiko tekanan darah tinggi, kardiovarskular hingga memperkuat sistem tubuh terhadap serangan penyakit.

Apel banyak dimanfaatkan oleh manusia dengan mengonsumsi daging yang tersedia, namun dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Microbiology, sebaran bakteri yang terdapat pada bagian daging, kulit, batang dan biji.

Studi mengungkapkan mikrobioma yang ada dalam apel organik dimungkinkan membatasi dan menghambat patogen dalam tubuh manusia.

Hal yang tak pernah Anda duga, penelitian juga menjelaskan biji apel organik justru lebih banyak tersedia dibandingkan pada daging.

Manfaat apel secara maksimal untuk kesehatan diungkapkan memberi lebih banyak dari apel organik dibanding apel yang ditanam secara konvensional. Dalam apel organik, manfaatnya adalah susunan bakteri yang seimbang dan lebih beragam.

"Mengkonsumsi satu apel utuh, dengan inti dan biji-bijian, mencakup serapan sekitar 100 juta bakteri. Jika Anda hanya makan kulit dan daging buah jumlahnya berkurang 10 kali lipat. Dan juga keanekaragaman bakteri yang Anda konsumsi berkurang. Jadi ya, makan semuanya," kata peneliti Birgit Wassermann dikutip dari Runners World.

Cara Memilih Apel untuk Dimakan


Cara memilih apel yang siap dimakan untuk sebagian orang mungkin cukup sulit. Beberapa tip berikut ini, diharapkan Anda dapat memilih apel yang ingin dikonsumsi agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Untuk memilih apel yang akan dimakan, beberapa hal ini perlu diketahui Anda, seperti:
Pegang dan ketuk perlahan apel yang Anda inginkan. Apel yang seolah-olah keras mengindikasikan kerenyahannya saat dimakan.

Ketika apel diketuk dengan tangan, bunyi yang terdengar menjelaskan apel tersebut. Bunyi yang nyaring dan garing, menandakan apel tersebut punya kadar air yang cukup baik dan renyah. Sedangkan untuk apel yang mendem atau kurang menyakinkan, umumnya bisa menandakan apel tersebut sudah agak kering atau dagingnya kurang renyah ketika dimakan.

Prioritaskan apel yang punya permukaan kulit yang mulus dan tidak terdapat sobekan atau seperti bonyok dengan tanda memar.

Cara memilih apel yang siap dikonsumsi yang lain adalah aroma wangi yang dikeluarkan apel. Apel yang matang dan siap dimakan, memberi wangi-wangian khusus yang menyegarkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar