Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 20 Mei 2019

7 Tanda dari Tubuh, Bisa Beresiko Gejala Kesehatan, Apa Saja?

Tubuh sehat adalah idaman banyak individu, dengan memperhatikan tanda awal yang muncul dari tubuh, dapat mengingatkan seseorang pada kemungkinan gejala kesehatan yang bisa menyebabkan resiko yang lebih besar. Tubuh saat sakit ataupun akan mengalami sakit, umumnya memberi tanda yang dapat dirasakan pemilik tubuhnya.
pxhere.com

Dilansir intisari-online.com, tanda yang dapat muncul umumnya mudah terlihat di bagian kulit manusia. Berawal dari kesehatan kulit yang baik atau tidak baik, gejala kesehatan lain bisa timbul dari perubahan warna kulit dan bagian tubuh yang lain seperti kuku.

Perubahan warna tubuh seperti kulit dan kuku merupakan salah satu penanda pada suatu hal, mulai soal kekurangan nutrisi penting untuk tubuh sampai ke gejala awal kemungkinan timbulnya penyakit lainnya.

7 Tanda dari Tubuh Penanda Kemungkinan Masalah Kesehatan


Tanda yang muncul pada tubuh seseorang dapat bervariasi dan tergantung berbagai hal, namun dari informasi yang dihimpun, sedikitnya ada 12 tanda awal yang perlu diwaspadai. Beberapa 7 tanda yang perlu diwaspadai dengan melakukan konsultasi dengan dokter, diantaranya:

1. Tanda tahi lalat


Perubahan tahi lalat jarang terjadi pada manusia normal, namun untuk gejala melanoma, tahi lalat bisa bertambah dan berubah menjadi lebih besar.

Mengutip keterangan Natalie Yin selaku asisten profesor dermatologi di Columbia University Medical Center, perubahan yang terkait dengan tahi lalat tersebut perlu mencari tahu lebih lengkap tentang ABCDE.

2. Munculnya benjolan berbentuk apapun


Munculnya benjolan dari tubuh sering disepelekan beberapa orang, umumnya benjolan kecil cenderung banyak diabaikan karena dianggap tidak membahayakan.

Nesochi Okeke-Igobkwe, MD sebagai ahli kesehatan dan dokter menerangkan, munculnya benjolan, tahi lalat atau perubahan lain perlu dikonsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab timbulnya benjolan tersebut.

Dirinya menilai, seseorang yang cepat  mengenali kemunculan benjolan yang terjadi, maka deteksi awal lebih mudah untuk mengenali jenis penyakit sebelum  berubah menjadi lebih berbahaya.

3. Tanda garis hitam di permukaan kuku


Kuku sehat memiliki sebaran warna merata di seluruh permukaannya. Ketika kuku mengalami masalah kesehatan seperti kurangnya nutrisi yang dibutuhkan, dapat menimbulkan tanda seperti mudah patah hingga gangguan kuku lainnya.

Perubahan warna kuku dengan garis kehitam-hitaman, sangat jarang terjadi dan hanya 0,7% hingga 3,5% yang diidentifikasi melanoma subungual.

Beberapa tanda lain pada kuku selain garis hitam, gejala munculnya titik-titik di permukaan kuku hingga perubahan warna di bagian kulit lebih gelap di area kuku.

4. Bintik putih pada kulit kuku


Terjadinya bintik putih dapat disebabkan dua kategori. Kategori pertama, bintik putih terjadi pada lempeng kuku tersebut dan kategori kedua adalh bintik yang seolah-olah berada di permukaan lempeng kuku.

Kategori kedua merupakan leukonychia yang nyata yang tampak di bagian kuku, namun sebenarnya bintik tersebut muncul dibagian bawah kuku.

Bintik putih yang timbul di bagian bawah kuku, umumnya disebabkan zat racun yang berasal dari jenis  logam berat, dengan kejadian yang jarang terjadi.

5. Bintik-bintik pada gigi


Bintik dengan warna tertentu seperti putih, kuning, atau berwarna gelap di gigi untuk seseorang yang tidak mempunya kebiasaan mengonsumsi espresso, teh, atau merokok, dapat diindikasikan penyakit celiac.

Masalah sistem kekebalan tubuh sebagai respons zat gluten yang banyak berada sebagai protein  gandum, dan biji-bijian, rentan menimbulkan gangguan perut dan masalah distribusi suplemen yang dihasilkan oleh asupan makanan. Peranan suplemen seperti kalsium, memberi pengaruh cukup besar dalam gigi.

6. Bintik-bintik seperti kotoran di leher


Timbulnya tanda ruam leher yang terlihat seperti kotoran, dapat diindikasikan ruam acanthosis nigricans. Indikasi tersebut sering dikaitkan pada diabetes dan gangguan insulin.

7. Tanda memar tanpa sebab


Seseorang dimungkinkan mengalami memar karena tidak cukupnya lemak dalam tubuh, beberapa pengaruh lain penyebab seseorang dapat memar tanpa sebab yang jelas, bisa dipengaruhi obat-obatan dan penyebab lain.

Luka seperti memar yang dialami seseorang ketika muncul tanpa bisa dijelaskan, bisa diindikasikan awal leukemia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar