Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Kamis, 07 Februari 2019

7 Penyakit Ini Dapat Terjadi Menyebabkan Kesemutan

Merasa kesemutan di bagian tertentu pernah dialami sebagian masyarakat karena banyak sebab. Ilmu kesehatan yang disebut paresthesia untuk kesemutan tersebut, sebuah tanda yang sering terasa pada permukaan tubuh seperti terdapat semut yang berjalan dilokasi yang terasa.
Sumber Ummi-online.com

Kesemutan atau Paresthesia dapat muncul jika ada iritasi di rangkaian serabut saraf di tangan, kaki, wajah, dan bisa di seluruh bagian tubuh. Kesemutan juga dianggap masalah sistem sensorik seperti jalan darah tidak lancar atau bisa juga ciri dan gejala beberapa masalah kesehatan.


1. Pembengkakan Tulang Belakang atau Myelitis.


Infeksi kesemutan ini banyak dirasakan pada orang dewasa, sebagian terindikasi menggigil dimulai dengan influenza ekstrem. Menggigil yang terasa semakin luar biasa dan penyakit flu.

Gangguan tahap yang sering dialami penderita, mereka akan sulit untuk berjalan. Ini adalah efek samping dari iritasi radang sumsum tulang belakang  disebabkan oleh infeksi cytomegalovirus (CMV).

Hal lain yang menjadi gangguan, ketika pasien tidak berdaya untuk mengontrol kebiasaannya untuk ke kamar kecil dan kesulitan BAB.

2. Diabetes Militus atau Diabetes


Kesemutan yang terjadi pada pasien dengan penyakit Diabetes Militus atau Diabetes, menjadi manifestasi dari kerusakan pembuluh darah sehingga darah mengalir di ujung saraf akan melemah dan berkurang. Efek samping yang muncul sebagian besar kaki terasa tebal dan lagi panas dan dengan siksaan yang intens seperti nyeri..

3. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Infeksi kesemutan yang disebabkan Carpal Tunnel Syndrome, sebagian besar bermula dari ujung jari tangan yang kanan, pada saat itu akan membentuk kecenderungan perasaan tebal saat digunakan untuk kegiatan.

Beberapa gangguan Carpal Tunnel Syndrome dapat  menghadapi pelebaran otot sehingga mempersempit jaringan saraf.

4. Gangguan jantung

Gangguan jantung dapat menyebabkan rasa kesemutan karena terjadi komplikasi.

Saat pasien melakukan prosedur medis untuk penggunaan katup jantung, terdaoat pembekuan darah yang terhubung dan masuk dalam aliran darah.

5. Reumatik

Untuk situasi kesemutan berikut, reumatik adalah saat saraf terjepit karena persendian pada inden (engsel) berubah bentuk. Efek samping dari kesemutan yang muncul karena reumatik, menghilang seiring reumatik pulih.

6. Stroke

Gejala stroke ringan bisa dideteksi dengan kesemutan yang muncul. Stroke ringan menjadi indikasi penyumbatan dalam pembuluh darah di otak yang menimbulkan kerusakan saraf di dekatnya.

Hal-hal yang terasa seperti kebas separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, penglihatan ganda dan kabur.

7. Gangguan Guillan-Barre

Kesemutan bersama manifestasi demam tinggi, batuk dan sesak napas. Pada saat itu diikuti oleh perasaan terasa kebas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar