Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 17 September 2018

5 Karakter dan Kebiasaan Anak Yang Terbentuk Dari Genetika Keluarga

Karakter dan kebiasaan seorang manusia dapat terbentuk dari lingkungan di tempat mereka tinggal, pergaulan dalam keseharian yang terus mereka jalani tanpa sadar tersebut, menjadikan contoh dalam bawah sadar, bahwa setiap segala sesuatu respon yang diterimanya dan diberikan merupakan hal yang wajar dalam hidupnya. Meskipun demikian, faktor penting yang tidak kalah dalam mempengaruhi sebuah karakter dan kebiasaan, akan kembali kepada genetika orang tuanya.

Mengutip laman POPBELA.com (16/09/2018), psikolog dan executive coach Dr. Perpetua Neo menyatakan, "Sebuah penelitian dilakukan dengan cara memisahkan bayi kembar identik dan membuat keduanya dibesarkan di dua keluarga berbeda. Hasilnya menunjukkan kalau anak kembar ini tetap memiliki kebiasaan yang sama." Dengan kata lain, ada kebiasaan yang memang diturunkan secara genetik.

Karakter dan Kebiasaan Anak Dari Genetika Keluarga

Beberapa karakter dan kebiasaan yang dapat diperoleh seorang anak karena faktor genetik dan keluarga, diantaranya :

1. Memiliki karakter unik tertentu


Kepribadian dan karakter unik pada seseorang, sangat jelas digambarkan dari pengaruh genetika dan lingkungan keluarga. Terbentuknya sifat yang mudah marah, temperamen pada seorang anak, dimulai ketika mereka terbiasa melihat situasi yang demikian. Sebut saja sebagai contoh kecil, ketika anak melihat sosok ayah yang mudah marah jika sedang bekerja di rumah saat ibu mengajak ayah ngobrol, namun anak melihat sebuah respon dan sikap marah dari ayahnya kepada ibu tanpa ia mengerti.

santai disposisi seseorang sekarang sudah turun temurun jadi jangan kagum jika Anda memiliki sikap yang tidak bisa dibedakan dari ibu atau ayah Anda.

Whatley mengatakan, " pengalaman yang dimiliki saat anak usia dini, seiring bertambahnya usia dewasa juga dapat memengaruhi karakter dan kebiasaan yang terbentuk tanpa mereka sadari. Jadi, kamu dan ibu serta ayah dapat memiliki karakter dan kebiasaan yang sama karena genetik, memiliki respon sama pada situasi tertentu untuk bersikap. Hal ini akibat sebuah contoh yang dilihat ketika anak sedang mengalami masa tumbuh-kembang."

2. Sifat gelisah dan kecemasan


Karakter dan lingkungan keluarga yang dijalani ketika anak dalam masa pertumbuhan dan melihat contoh yang sama secara berulang-ulang, akan berdampak pada lima sifat utama yang menjadi dasar untuk terbentuknya identitas seorang anak, diantaranya Openness, Conscientiousness, Extraversion, Agreeableness, dan Neuroticism.

Seperti halnya ketika seorang yang memiliki kecenderungan sepanjang kehidupan dengan sifat gelisah dan kecemasan, hal ini akibat pengaruh dari genetika dan lingkungan keluarganya.

Seorang psikolog, Dr. Danielle Forshee mengungkapkan, "tingginya tingkat neuroticism berhubungan dengan gangguan seumur hidup, seperti gangguan depresi mayor, gangguan kecemasan umum, fobia sosial, dan obsessive compulsive disorder (OCD)."

3. Karakter pergaulan lingkungan


Mungkin secara sadar Anda mengakui memiliki sifat yang lebih tertutup atau terbuka dengan orang lain dan lingkungan. Namun tahukah Anda ? Salah satu terbentuknya karakter dan kebiasaan tersebut, sebagian besar berawal dari genetika dan lingkungan keluarga. Meski demikian, ada beberapa penyebab lain yang dapat mempengaruhi perubahan sifat individu yang tertutup atau terbuka dengan tetangganya, misalnya lingkungan tempat tinggal, faktor kenyamanan, dan situasi.

4. Miliki sikap pantang menyerah


Dr. Neo menyatakan, "Ada kemungkinan besar bahwa sifat turunan dari genetika pada tingkah laku seseorang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga sebagai dasar awalnya.

" ketika seseorang terlihat mudah merasa lelah, kreatif, dan penerimaan dan penolakan pada berbagai ide, dimungkinkan karena anak sudah melihat beberapa contoh dalam keluarganya sendiri. Jika seorang anak sering melihat contoh dari perjuangan ayahnya dalam bekerja, rajin beribadah, bersikap jujur dan sikap baik lainnya, karakter dan kebiasaan ini akan menjadi acuan untuk mereka.

5. Senang untuk menjalani risiko dan tantangan ekstrim


Mentalitas seperti mencari muatan yang mempunyai resiko tinggi, mungkin terlihat sebuah karakter dan kebiasaan yang tidak umum. Perilaku ini sering ditetapkan dalam indikasi dari warisan genetika dan lingkungan keluarganya.

Dari tujuh karakter dan kebiasaan yang dipengaruhi oleh genetika dan lingkungan keluarga, perlu Anda ketahui bahwa tidak semua akan menjadi sebuah warisan yang benar-benar terjadi jika ada faktor penghalang lain. Genetika dan lingkungan keluarga dapat kita simpulkan seperti bangunan dasar dan beberapa tiang yang sudah ditanamkan pada sebuah bangunan rumah, ada beberapa pengaruh lainnya yang melengkapi karakter dan kebiasaan seseorang anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar