Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Selasa, 07 Agustus 2018

Seberapa Penting Susu untuk Ibu Hamil?

Hari Gizi Nasional tahun ini telah memasuki peringatan ke-58. Meskipun demikian, masalah yang diidentifikasikan dengan gizi masih menonjol di antara peristiwa yang paling banyak ditampilkan hingga saat ini, termasuk frekuensi kesehatan dan gizi buruk di Asmat Papua.

Mengutip laman Okezone.com mengatakan, terlepas dari masalah ketidaknyamanan di Papua, orang-orang Indonesia, terutama orang tua belum banyak yang paham dalam memberikan makanan yang bergizi dan solid untuk anak-anak mereka. Jauh lebih mengerikan, kekacauan telah terjadi sejak bayi belum dilahirkan di dalam rahim.

Seberapa Penting Susu untuk Ibu Hamil?

Saat masih dalam kehamilan, wanita hamil umumnya secara efektif dipengaruhi oleh beragam iklan untuk kehamilan. Sejujurnya, susu bukan asupan utama untuk wanita hamil harus digunakan.

“Kalau untuk orang dewasa tidak ada aturan harus meminum susu, termasuk ibu hamil. Tidak ada susu khusus yang harus diminum ibu hamil, karena harus tetap makan seperti biasa,” ucap Dr.Damayanti Rusli S, SpAK, Phd, anggota UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik PP IDAI, ketika ditemui oleh tim media beberapa waktu lalu di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Jakarta.

Selain itu, Damayanti mengatakan bahwa wanita hamil tidak perlu minum tertentu untuk kehamilan, tetapi harus disesuaikan dengan keseimbangan makanan yang berbeda dengan kalori yang disesuaikan.

“Bukannya tidak penting minum susu saat hamil, tapi harus minum susu ketika sedang hamil yang tidak ada. Jadi, tergantung, kalau dia tidak tahan dengan laktosa kan bisa diare terus. Artinya, ibu hamil harus makan makanan yang lebih baik dari makanan sehari-harinya sebelum hamil,” imbuhnya.

Ini penting untuk diketahui wanita hamil, karena dapat mempengaruhi sifat embrio yang dikandungnya. Cobalah untuk tidak secara mudah dipengaruhi oleh iklan di tengah kehamilan, mengingat bahwa kenyataannya yang diperlukan adalah kalori dan zat bergizi yang dimakan makanan. Untuk sementara, susu dapat dikonseling dengan dokter kandungan, mengingat seperti dikatakan Dr. Damayanti, dapat dibayangkan bagaimana wanita hamil alergi laktosa, yang dapat menyebabkan diare dan gangguan embrio.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar