Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Kamis, 19 Juli 2018

Tip perawatan Bayi untuk orang tua

Merawat bayi adalah salah satu pekerjaan yang paling sulit, namun, dengan inovasi belajar memahami bayi dapat membantu para ibu baru. Salah satu yang perlu Anda pertimbangkan adalah bantuan untuk memperoleh informasi berguna dari orangtua ketika melakukan perawatan bayi, sehingga Anda dapat tumbuh sehat dengan percaya diri sampai hari ini. Hal menguntungkan untuk ibu pada zaman sekarang adalah mendapatkan lebih banyak informasi dari media sosial selain orangtua mereka, seperti jenis informasi penyakit yang sering dialami bayi. Bunda perlu mengenal gejala dan cara pencegahan dengan penanganan yang tepat, sehingga resiko yang lebih besar dapat dihindari.

Mengutip laman sayangianak.com 2017 menyebutkan, ada beberapa jenis penyakit yang rentan terjadi pada bayi. Tentunya diperlukan antisipasi dan cara pencegahan yang benar pada bayi. Berikut cara mengenali gejala dan cara pencegahan ketika penyakit umum dialami bayi.

Tip perawatan Bayi untuk orang tua

1. Demam

Gejala

Bunda tentu sudah paham untuk suhu normal bayi. Cara deteksi suhu normal ini mudah diketahui dengan kedekatan Bunda saat memberi ASI dan memeluknya. Dapat juga menggunakan alat pengukur suhu, untuk memastikan bayi mengalami demam. Ketika Bunda merasakan tubuh bayi mengalami kenaikan suhu tinggi, seperti gejala demam. Kondisi suhu tubuh si kecil melebihi kondisi normal, kemungkinan bayi sedang demam, demam dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti kekurangan asupan ASI sehingga mengalami dehidrasi, tumbuh gigi dan respon tubuh ketika menjalani imunisasi.

Cara mengatasi

Hal yang perlu Bunda cari adalah obat penurun panas untuk bayi yang direkomendasi dokter dan ahli kesehatan. Pertolongan pertama dengan memberi obat penurun demam sangat penting untuk mencegah demam semakin tinggi. Demam yang tinggi ketika dialami oleh bayi dapat menyebabkan kejang dan resiko lainnya.

Saat berkunjung ke dokter dan ahli kesehatan, Bunda jangan lupa menanyakan ke dokter, berapa jam kondisi panas tubuh bayi seharusnya dapat turun setelah diberi obat penurun panas. Apabila batas jam yang disebutkan dokter belum mampu menurunkan tingginya demam bayi, segera membawanya ke dokter untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

2. Batuk

Gejala

Penyebab batuk pada bayi adalah dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya alergi dan kondisi kamar yang kotor dan penuh debu. Penyakit batuk yang paling umum di alami oleh bayi umumnya selesma, atau dikenal infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Saat bayi mudah mengalami batuk, sebaiknya Bunda mencari penyebab utamanya, untuk mencegah berulang  kembali penyakit ini pada bayi.

Cara mengatasi

Lakukan pemeriksaan penyebab utama bayi menjadi batuk. Bunda dapat melihat dan merasakan kondisi ruangan yang digunakan bayi, misalnya sangat kotor, berdebu dan sirkulasi udara yang tidak baik untuk kesehatan, Periksa juga dengan jendela yang terbuka, rumah yang berada di pinggir jalan raya memiliki tingkat resiko yang tinggi masuknya asap kendaraan dan debu yang beterbangan. Jika batuk yang dialami bayi tidak sembuh dalam 2-3 hari, setelah diberikan obat batuk khusus bayi, Bunda perlu mengunjungi dokter.

3. Flu

Gejala

Penyakit flu sebagian besar disebabkan oleh virus dan bakteri. Ketika bayi Anda menderita flu, gejala yang dapat Bunda kenali adalah hidung berair, sulit bernapas karena hidung tersumbat dan kadangkala disertai batuk dan demam.

Cara pencegahan

Gunakan obat khusus bayi untuk mencegah flu dan dapat menggunakan peralatan khusus bayi untuk menyedot cairan yang menyumbat pada hidung bayi.

4. Diare

Gejala

Penyakit diare dapat dialami bayi karena infeksi kuman, bakteri dan alergi makanan. Gejala yang dapat Bunda kenali adalah proses feses akhir bayi lebih encer dan cenderung berair dari biasanya. Diare yang dialami bayi sangat berbahaya jika tidak diobati secepatnya, karena asupan cairan dan nutrisi untuk anak dapat berkurang. Tanda-tanda lain adalah bibir bayi kering.

Cara pencegahan

Obat khusus bayi untuk mencegah diare. Jika diare yang dialami tidak membaik untuk waktu 24 jam, Bunda perlu mengunjungi dokter untuk pemeriksaan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar