Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 30 Juli 2018

Sama Berbahaya Seperti Merokok, 5 Kebiasaan ini Sering Anda Lakukan



Bahaya akibat merokok sepertinya sudah di ketahui masyarakat luas, apalagi setiap Anda yang pernah mengamati bungkus rokok, selalu tercantum peringatan yang di cetak di sana. Namun, ada banyak kebiasaan sehari-hari dalam aktivitas, sama buruknya untuk kesehatan Anda. Kebiasaan buruk dengan gaya hidup yang tidak sehat makin meningkat dan sering menjadi penyebab seseorang menderita penyakit hingga kematian.

Bahaya yang di timbulkan karena kebiasaan merokok sebagai bagian kebiasaan yang tidak sehat. Di samping itu, beberapa kebiasaan lain yang sama berbahaya seperti rokok banyak bersumber gaya hidup manusianya. Dirangkum dari Science Alert, lima hal yang perlu Anda ketahui memiliki berisiko kematian.

5 Kebiasaan Berbahaya yang Sering Anda Lakukan

1. Merasa kesepian

Meski jaman sudah semakin memudahkan seseorang bersosialisasi, hal tersebut dapat menjadi masalah baru. Media sosial dengan dukungan percakapan real time yang terus populer, ternyata memiliki dampak berbeda pada sebagian orang. Seseorang yang mampu menggunakan media sosial dengan baik, akan membuat sesuatu yang dulu sangat jauh dan sulit di jangkau, dapat memperpendek dan memudahkan menjalin hubungan lebih dekat.

Namun, pengaruh media sosial sering kali menjauhkan orang yang dekat karena kontak langsung mulai tergantikan peranannya. Ahli bedah umum Vivek Murthy mengatakan, situasi sekarang makin banyak orang kesepian, dan ini bisa mematikan. Hal ini dibuktikan dari penelitian Julianne Holt-Lunstad, profesor psikologi Brigham Young University. Dia menemukan bahwa kesepian mengurangi rentang kehidupan setara dengan merokok 15 batang rokok sehari.

2. Kebanyakan duduk

Anda mungkin tak percaya, jika kebanyaka duduk memiliki resiko yang sama berbahaya dengan merokok. Hal sederhana seperti duduk meningkatkan risiko kematian seseorang jika di lakukan berlebihan. Seseorang yang senang konsumsi kadar garam tinggi merupakan sosok yang cenderung terkena risiko kematian.

Para peneliti melakukan meta-analisis data dari empat juta orang dimana mencari seberapa sering peserta duduk untuk menonton TV, bekerja, dan pulang-pergi. Hasilnya, setiap dua jam peningkatan waktu duduk meningkatkan risiko orang untuk terkena kanker usus besar, endometrium, dan paru-paru, terlepas dari apakah mereka masih berolahraga di siang hari.

3. Begadang

Menunda tidur dengan begadang masih banyak di lakukan masyarakat saat ini. Hal menjadi salah satu penyebab yang berbahaya untuk kesehatan, meningkatnya risiko kematian akibat gangguan tidur seperti insomnia dan begadang. Profesor Valery Gafarov, dari Organisasi Kesehatan Dunia, mencatat pada tahun 2015 bahwa tidur yang tidak cukup meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung ke derajat yang sama seperti penggunaan rokok biasa.
" Tidur yang buruk harus dianggap sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk penyakit kardiovaskular bersama dengan merokok, kurang olahraga, dan pola makan yang buruk," katanya.

4. Tanning

Kebiasaan seseorang yang gemar mengikuti tren tanpa mempertimbangkan banyak hal, ternyata memiliki resiko kematian. Sebut saja tren yang populer ketika seorang mengubah warna kulitnya dengan cara tanning atau menggelapkan kulit. Pada tahun 2014, peneliti menerbitkan sebuah studi di JAMA yang menemukan tanning indoor sendiri menyebabkan lebih banyak kasus kanker kulit daripada merokok dengan kanker paru-paru.
"Mengingat banyaknya kasus kanker kulit yang disebabkan tanning indoor, temuan ini menyoroti masalah kesehatan masyarakat yang utama," para peneliti menulis.

5. Pola Makan Buruk

Kebiasaan seseorang yang memiliki cara makan tidak sehat terus meningkat. Pada tahun 2016, peneliti mempelajari risiko kematian dari pola makan yang buruk, hasilnya menyimpulkan tingkat kematian melebihi tingkat alkohol, obat-obatan, hubungan badan tanpa kondom, dan tembakau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar