Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 02 Juli 2018

Olahraga untuk Ibu Hamil Muda dan Tua

Olahraga untuk Ibu Hamil Muda dan Tua tidak akan sama jika Anda membandingkan dengan kondisi normal. Ada banyak faktor penting dalam memilih jenis olahraga yang sesuai untuk ibu hamil yang perlu diketahui, hal ini selain untuk menjaga kandungan saat hamil muda dan kondisi memperlancar masa kelahiran saat usia hamil tua.

Memilih olahraga yang sesuai untuk ibu yang sedang masuk masa hamil muda, kegiatan olahraga yang sesuai sebagai pilihan adalah jenis olahraga memberi manfaat mengurangi morning sickness sebagai pengalaman dan fase kehamilan. Olahraga akan berbeda jika ibu hamil telah masuk masa yang sudah dekat, olahraga yang dilakukan saat hamil tua bisa digunakan untuk melancarkan persalinan.

Dalam proses ibu yang berada masa kehamilan selama beberapa bulan, beberapa organ di dalam tubuh mungkin akan bekerja dua kali karena ibu hamil memiliki tambahan beban, oleh karena itu sering ibu hamil cenderung mengalami gangguan selama masa kehamilan seperti tubuh yang cepat kelelahan, mudah terserang sakit, muncul gejala sakit punggung, kepala sering pusing, sakit kepala serta beberapa keluhan sakit ringan yang dapat dirasakan wanita hamil.

Jenis Olahraga Yang Cocok untuk Ibu Hamil Muda dan Tua

Beberapa cara mengurangi gangguan kesehatan yang sering dirasakan ibu hamil dapat menggunakan olahraga yang disarankan dan teratur. Ibu hamil harus menghindari kegiatan olahraga yang berlebihan dan tetap melakukan konsultasi dengan dokter.

Memilih olahraga yang sesuai untuk Ibu Hamil selain bermanfaat untuk menjaga peredaran darah tubuh, hal lain yang akan dirasakan wanita dengan kehamilan pada bulan tertentu dapat menghilangkan kebosanan. Umumnya banyak wanita hamil menjadi lebih memilih untuk tidur dan duduk diam karena alasan tertentu.

Dengan kebiasaan olahraga teratur yang disarankan untuk wanita hamil, bisa menyegarkan tubuh ibu hamil menjadi berenergi dan juga menyehatkan janin yang ada di dalam kandungan. Berikut olahraga dapat dilakukan oleh ibu hamil yang terbagi beberapa jenis yang disesuaikan dengan kehamilan bulan pertama sampai dengan kehamilan bulan kesembilan.

Olahraga untuk Ibu Hamil Muda dan Tua


Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan Pertama (hamil 1 bulan)

Cara olahraga pada kehamilan yang masuk pada bulan pertama adalah jenis olahraga ringan. Hal ini berkaitan dengan perkembangan janin 1 bulan yang masih memerlukan perhatian ekstra. Untuk jenis olahraga yang cocok untuk ibu hamil adalah senam hamil dan olahraga kategori sangat ringan yang tidak membuat lelah.

Hal Penting Untuk Diperhatikan Ketika Senam Hamil Pada Dilakukan

Melakukan kegiatan olahraga jenis senam hamil pada saat masa kehamilan berada pada 1 bulan adalah pengaturan dan latihan pernafasan. Ibu hamil membutuhkan oksigen 20 persen lebih banyak dibandingkan sebelum hamil, karena konsumsi oksigen tidak hanya dibutuhkan untuk ibu, namun juga dibutuhkan oleh janin.

Manfaat yang akan diperoleh untuk janin ketika kebutuhan oksigen tercukupi dapat mengembangkan otak dan syaraf janin dengan maksimal selama masa kehamilan bulan ke 1.
Cara melatih pernafasan saat hamil usia satu bulan adalah dengan mengambil nafas dari hidung, tahan nafas tersebut dalam beberapa detik kemudian nafas dilepaskan secara perlahan-lahan.
Durasi yang bisa dilakukan saat melakukan senam hamil adalah 30 menit sampai dengan 60 menit lamanya. Olahraga ini bisa dilakukan sebanyak 3 atau 5 kali dalam seminggu.

Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan Kedua (hamil 2 bulan)

Dalam periode ibu hamil untuk dua bulan, morning sickness di dalam tubuh ibu hamil mulai berkurang. Oleh karena itu, perubahan jenis olahraga sering dianjurkan dengan perubahan mendasar. Masa kehamilan pada bulan kedua, jenis olahraga yang tepat untuk ibu hamil seperti berjalan-jalan santai di pagi hari dengan durasi 30 menit lamanya. Kegiatan yang ringan seperti olahraga yoga bisa dilakukan oleh ibu hamil saat perkembangan janin 2 bulan, sebab saat hamil usia 2 bulan ibu hamil membutuhkan relaksasi untuk menenangkan pikirannya.

Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan ketiga (Hamil 3 bulan)


Masuk periode bulan ke 3 dalam kehamilan, gangguan morning sickness yang dirasakan sudah hilang. Namun yang perlu Bunda ketahui, kehamilan pada 3 bulan masih tergolong rentan dan perlu hati-hati. Pada bulan ke 3 sering disebut masa hamil muda sehingga masih belum diperbolehkan untuk melakukan olahraga yang berat-berat karena rentan keguguran. Untuk mencegah keguguran pada ibu hamil dengan usia perkembangan janin 3 bulan, jenis olahraga ringan seperti jalan santai dan senam pelatihan pernafasan.

Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan keempat (Hamil 4 bulan)

Perubahan besar yang dialami oleh wanita hamil pada usia perkembangan janin lebih lengkap pada 4 bulan, selain itu pola makan ibu hamil kembali normal sepenuhnya. Cara memilih olahraga yang tepat untuk ibu hamil pada kehamilan empat bulan selain memulihkan stamina lebih berenergi juga akan memberikan cara tidur lebih baik. Pada trimester pertama ibu hamil mengalami gangguan mendapatkan posisi tidur yang baik saat kehamilan, saat memasuki kandungan 4 bulan, ibu hamil sudah bisa tidur dengan nyenyak dan kegiatan untuk pilihan olahraga beragam untuk ibu hamil usia 4 bulan seperti jogging ringan, jalan santai dan juga berenang ringan dengan saran dokter.

Ketika ibu hamil memilih olahraga lari kecil, gunakan kecepatan lambat. Memasuki kehamilan bulan keempat, rahim perut ibu sudah membesar, sehingga ada pergeseran pusat gravitasi di dalam perut. Ibu hamil dengan usia 4 bulan akan sulit dalam menjaga keseimbangan sehingga disarankan untuk Bunda saat mencari lokasi jogging yang datar selama masa hamil 4 bulan.

Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan kelima (Hamil 5 bulan)

Memilih kegiatan olahraga untuk ibu hamil pada bulan ke lima adalah fokus pada pengaturan pernapasan dan menjaga kesehatan tubuh, pilih senam kehamilan untuk menjaga kesehatan. Memasuki periode bulan ke 5, kandungan ibu hamil semakin membesar sehingga wanita hamil akan semakin kesulitan untuk menyeimbangkan tubuhnya. Olahraga yang bisa dilakukan saat memasuki perkembangan janin 5 bulan adalah latihan beban. Latihan beban ini bisa dilakukan untuk menghindari rasa pusing dan juga cedera di perut ibu hamil. Latihan beban ini bisa dilakukan ketika posisi duduk.

Jenis olahraga lainnya yang dapat dilakukan ibu hamil adalah yoga dan relaksasi. Yoga dan relaksasi selain mempunyai manfaat berguna untuk menyeimbangkan perubahan dalam tubuh ibu hamil, juga dapat menyeimbangkan dan menyesuaikan sesuai kondisi tubuh.

Olahraga Untuk Ibu Hamil Bulan keenam (Hamil 6 bulan)

Wanita yang memasuki kehamilan bulan ke 6 memiliki ragam pilihan untuk olahraga. Beberapa jenis olahraga yang sesuai untuk wanita hamil seperti olahraga latihan beban, jogging, berenang, berjalan, yoga dan relaksasi. Penting untuk diketahui oleh Bunda, ketika masa kehamilan 6 bulan, olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil harus rutin. Hal ini karena masa kandungan usia 6 bulan,  janin sudah berkembang dan hampir membentuk manusia sempurna. Selain itu, kehamilan yang dirasakan pada bulan ke 6 akan membuat ibu hamil mudah lelah.

Olahraga Untuk Wanita Kehamilan di Bulan ketujuh (Hamil 7 bulan)

Periode yang telah berjalan hingga 7 bulan, perkembangan pesat pada janin sudah membentuk manusia sempurna namun ada organ yang belum berkembang dengan sempurna. Saat usia perkembangan janin 7 bulan, wanita hamil perlu berhati-hati dengan gerakan dan juga menjaga keseimbangan. Periode kehamilan 7 bulan sangat rentan seperti kehamilan muda. Ibu hamil yang berada pada usia 7 bulan bisa melakukan olahraga berjalan, jogging dan yoga. Untuk ibu hamil pada bulan ini dilarang melakukan olahraga latihan beban dan olahraga yang terlalu berat. Hindari olahraga dengan berbaring telentang karena pada kondisi tertentu pembuluh darah bisa tertekan.

Olahraga Untuk Wanita Hamil Bulan kedelapan (Hamil 8 bulan)



Olahraga untuk ibu hamil yang bisa dilakukan saat usia perkembangan janin 8 bulan adalah dengan senam hamil. Senam hamil ini berbeda dengan senam hamil yang dilakukan saat usia kandungan masih muda. Gerakan senam hamil yang bisa dilakukan ibu hamil usia 8 bulan adalah sebagai berikut ini :

Hand and back up train – Cara pertama melakukan gerakan ini adalah dengan mengangkat lengan lurus di atas kepala, posisi telapak tangan saling berhadapan. Tahan posisinya agar tetap seperti itu selama 20 detik. Cara yang kedua adalah regangkan kedua lengan selebar mungkin setelah 20 detik terlewati. Ulangi gerakan ini selama 5 kali.

Hip – Gerakan senam ini bisa dilakukan dengan cara posisi lutut yang ditekuk dan berbaring telentang. Ambil nafas menggunakan hidung dan mengencangkan otot bagian perut dan juga bokong.

Mencium lantai – Gerakan senam ini bermanfaat untuk memperbaiki posisi bayi agar tidak sungsang dan bisa masuk ke dalam panggul. Gerakan awalnya bisa dengan posisi jongkok kemudian membungkuk secara perlahan kemudian posisi seperti mencium lantai. Tahan posisi ini selama 10 detik. Ketika sudah hampir mencium lantai, kembalilah ke dalam posisi semula. Lakukanlah sesering mungkin.

Olahraga Yang Sesuai Untuk Masa Kehamilan Bulan kesembilan (Hamil 9 bulan)

Masa penting dalam kehamilan ketika Bunda berada dalam perkembangan janin bulan ke 9. Masa ini adalah usia kehamilan yang mendekati persalinan. Pilih olahraga yang khusus untuk gerakan senam hamil untuk memudahkan proses melahirkan. Beberapa olahraga dalam senam hamil untuk membantu proses persalinan.

Duduk bersila – Gerakan yang bisa digunakan atau dilakukan adalah dengan duduk bersila dan letakkan kedua tangan di atas paha. Posisi ini sama saat melakukan yoga. Atur pernafasan dengan menghirup udara perlahan-lahan dan mengeluarkannya secara perlahan.

Merangkak – Posisi merangkak juga bisa digunakan untuk melancarkan persalinan. Caranya adalah dengan merangkak dan mengempiskan perut kemudian mengerutkan bagian dubur. Ulangi gerakan ini sebanyak 8 kali sehari.

Jongkok – Caranya diawali dengan berdiri tegak, kemudian jongkok secara perlahan-lahan dengan mempertahankan posisi punggung agar tetap tegak. Tahan posisi ini selama 10 menit kemudian posisi kembali ke posisi berdiri. Gerakan ini bermanfaat dalam mengencangkan otot panggul dan juga otot paha.

Kupu-kupu – Cara melakukan gerakan ini cukup mudah yaitu dengan duduk di lantai. Satukan kedua telapak tangan di depan dada kemudian doronglah lutut menempel lantai.

Jalan kaki – Saat usia kehamilan 9 bulan ibu hamil disarankan untuk banyak berjalan kaki terutama di pagi hari, jalan-jalan tersebut bisa bermanfaat untuk melancarkan persalinan.

Pencegahan Saat Olahraga untuk Ibu Hamil Agar Tidak Berbahaya


Olahraga yang sesuai untuk ibu hamil adalah ketika tahu cara melaksanakannya, tujuannya untuk menghindari hal berbahaya. Dalam melakukan olahraga untuk ibu hamil tidak boleh sembarangan , harus menggunakan cara yang benar. Beberapa langkah pencegahan sebelum melakukan olahraga tidak membuat ibu hamil berbahaya.

Lakukan Pemanasan – Agar tidak berbahaya terutama buat otot perut, ibu hamil disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Jika tidak melakukan pemanasan ibu hamil rentan terkena kram perut.

Jangan Terlalu Capek – Meski melakukan senam hamil, ibu hamil dilarang untuk terlalu capek. Terlalu capek itu akan membuat nafas ibu tersengal sampai terkena sesak nafas.

Jangan Menindih Perut – Ibu hamil dengan gerakan senam hamil hampir mencium lantai diharapkan untuk tidak sampai menindih perutnya. Hindari olahraga untuk gerakan pada janin yang menjadi tertekan.

Jangan Sampai Jatuh – Ibu hamil ketika melakukan olahrga jogging atau jalan-jalan santai jangan sampai terjatuh. Keseimbangan ibu akan terganggu ketika usia kandungan memasuki empat bulan ke atas. Oleh sebab itulah ibu hamil dilarang sampai terjatuh. Selalu berusaha untuk mencari lokasi datar, tidak menurun dan tanjakan tinggi.

Masa kehamilan yang dialami oleh wanita dapat membuat malas berolahraga, akibatnya ibu yang hamil muda maupun hamil tua banyak yang menghabiskan waktunya di tempat tidur dan duduk.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar