Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Minggu, 01 Juli 2018

Gejala Darah Tinggi Yang Sering Diabaikan Wanita

Gangguan dan gejala darah tinggi yang dialami wanita sering diabaikan dibandingkan dengan kanker serviks atau kanker payudara. Penyakit hipertensi yang dibiarkan punya resiko  mengganggu jantung, ginjal, stroket, demensia bahkan kematian.

Mengutip data Riskesdas 2013 menjelaskan, pada usia 65 tahun ke atas hubungan hipertensi pada wanita adalah 28.8% lebih tinggi dibandingkan laki-laki, hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor yang menyebabkan wanita terkena hipertensi seperti faktor hormonal. Sayangnya, pengetahuan tentang kesehatan untuk darah tinggi dalam masyarakat tentang bahaya  hipertensi masih rendah, beberapa  kasus yang tidak diagnosa dan jumlah pasien yang tidak mendapat terapi yang memadai pun tergolong tinggi.

Makanan yang tidak sehat dapat memicu tekanan darah tinggi


“Hipertensi merupakan faktor risiko terpenting dalam penyebab terjadinya penyakit Kardio-Cerebro-Vascular (KCV). Kematian di dunia sebagian besar disebabkan oleh penyakit KCV, baik pada pria maupun wanita. Dalam kurun waktu antara tahun 2000-2025 diperkirakan akan terjadi peningkatan prevalensi sebanyak 9% pada pria dan 13% pada wanita," ujar Pakar hipertensi dan salah seorang pendiri InaSH, dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP(K), FIHA,FAsCC, saat ditemui di Jakarta.

Ia memaparkan, “Kelainan KCV pada wanita seringkali kurang mendapatkan perhatian akibat kurang terdeteksinya faktor-faktor risiko penyakit KCV,seperti obesitas. Riskesdas 2007 mencatat prevalensi obesitas pada wanita adalah 29% sedangkan pria 7.7%, sedangkan Riskesdas 2013 menemukan bahwa prevalensi kolesterol 39.6% pada wanita dan 30% pada pria. Diabetes Mellitus II pada wanita prevalensinya 7.7% dan pria 5.6%. Maka dapat dikatakan bahwa risiko terjadinya kejadian-kejadian KCV pada wanita lebih tinggi dibandingkan pria terutama pada usia lanjut," ungkapnya.

Berikut ciri dan tanda gejala yang sering di rasakan wanita dengan resiko darah tinggi


Sering sakit pada bagian belakang kepala saat bangun tidur
Sulit untuk berkonsentrasi bahkan sering lupa
Mudah marah dan perasaan nya yang sangat sensitif
Kadang susah tidur, Mimisan.
Merasa cepat lelah dan letih
Mengalami sulit Buang Air Besar
Penurunan berat badan
Sering merasa gelisah, Sering merasa lapap
Pandangan mata menjadi kabur
Rasa ingin mual dan muntah

13 Makanan yang Harus Dihindari Wanita Ketika Terdeteksi Darah Tinggi

1. Soda
Minuman bersoda adalah salah satu penyebab meningkatkan tekanan darah dalam tubuh, meskipun banyak wanita memilih minuman soda rendah kalori.

2. Garam dapur
Berdasarkan studi Blood Pressure and Dietary Salt In Human Populations, garam dapur mengandung sodium tinggi yang dapat merusak dinding arteri. Sodium tersebut menahan air di dalam tubuh. Saat air di dalam tubuh tertahan, sirkulasi darah menuju ginjal, otak dan jantung menjadi tidak lancar. Itu sebabnya penderita hipertensi harus membatasi pengonsumsian garam sehari-hari.

3. Kentang goreng
Makanan kentang goreng sudah menjamur luas sebagai makanan camilan di berbagai restoran siap saji. Kandungan kentang doreng yang  kaya sodium dan lemak jahat akan memicu lonjakan hipertensi. Dalam 1 bungkus kentang goreng yang biasa kita temui dengan ukuran sedang mengandung 270 miligram sodium dan 19 gram lemak jahat.

4. Alkohol
Kebiasaan yang sering dilakukan ketika konsumsi minuman beralkohol cenderung berlebihan, hal ini akan menyebabkan tekanan darah dalam arteri meningkat dan merusak dinding pembuluh darah.

5. Daging merah
Daging merah merupakan daging yang berasal dari ternak besar mengandung banyak lemak yang tidak baik untuk pembuluh darah dan jantung. Dalam sebuah studi Relation of Vegetable, Fruit, and Meat Intake to 7-Year Blood Pressure Change in Middle-Age Man disebutkan, daging merah yang diolah menggunakan minyak nabati (margarin) mengandung lebih banyak lemak sehingga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

6. Makanan olahan
Dengan alasan praktis dan cepat saji, menu makanan olahan sering menjadi hidangan sehari-hari, seperti kentang, nugget , sosis. Makanan olahan yang diketahui mengandung sodium cukup tinggi harus menjadi perhatian penting untuk dihindari untuk penderita darah tinggi

7. Acar
Makanan pelengkap yang sering ditemui pada nasi goreng hingga lalapan adalah acar, dalam 1 kaleng acar ukuran sedang mengandung 570 miligram sodium.

8. Gula
Selain meningkatkan berat badan dan konsumsi berlebihan akan membuat obesitas, makanan acar dapat menyebabkan tekanan darah tinggi meningkat.

9. Donat
Makanan yang lembut dan punya ciri khusus lobang dibagian tengah seperti donat merupakan makanan yang mengandung 12 gram lemak dan 200 kalori ketika di konsumsi sebelum makan dan sesudah makan.

10. Biskuit kaleng
Salah satu makanan kalengan yang beredar seperti kemasan biskuit kaleng mengandung lemak trans (lemak tak jenuh). Lemak trans merupakan salah satu penyebab hipertensi.

11. Susu
Minuman yang sering dianjurkan sebagai pelengkap untuk kesehatan, susu dalam 1gelas susu mengandung 8 gram lemak. Penderita penyakit darah tinggi disarankan untuk menggurangi asupan minuman ini agar hipertensi tidak menjadi masalah.

12. Makanan beku
Makanan yang dibeku untuk membuat bahan makanan ini awet mengandung sodium tinggi.

13.Minuman berenergi
Kebiasaan yang berlebihan minum minuman berenergi adalah salah satu pemicu munculnya tekanan darah tinggi naik dengan cepat. Dalam minuman berenergi mengandung kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah dalam tubuh.

Beberapa makanan yang sering dikonsumsi memang memberikan rasa tersendiri, seperti halnya minuman yang sering menjadi asupan sehari-hari, dapat menjadi penyebab tingginya darah tinggi dalam tubuh.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar