Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 30 Juli 2018

Cara Tidur Menggunakan Kipas Angin Berbahaya, Jika Ini di Abaikan



Berusaha untuk mendapat tidur nyenyak adalah keinginan setiap orang, namun suhu yang tidak mendukung sering menjadi penganggu yang menjengkelkan. Suhu tropis yang terjadi di Indonesia dapat menyebabkan tubuh mudah merasa gerah jika kondisi udara panas saat akan memulai tidur. Kipas angin sering dijadikan solusinya, tidak heran jika banyak orang menggunakan kipas angin atau AC untuk mendinginkan suhu yang tidak nyaman untuk tidur agar udara menjadi sejuk. Bahkan ketika tidur, kedua benda ini sering kali tidak dimatikan.

Cara tidur menggunakan kipas angin tidak berbahaya untuk kesehatan jika mampu menerapkan aturannya dengan benar. Dirangkum dari Live Science, Jumat (27/07/2018), para ahli mengatakan tidak ada apapun tentang kipas angin," ungkap Dr Len Horovitz, seorang pulmonolog (ahli penakit
pernapasan) yang bekerja di Lenox Hill Hospital, New York City.

Cara Tidur Menggunakan Kipas Angin Berbahaya, Jika Ini di Abaikan

Namun jika cara menggunakan kipas angin tidak benar, ia mengingatkan kemungkinan bahaya yang dapat muncul dari semburan udaranya secara langsung dan berulang dengan cepat, termasuk kipas angin. Biasanya penyakit dari kipas angin saat mengenai secara langsung akan memicu reaksi alergi. Horovitz menyebut, pergerakan udara yang cepat bisa menguapkan uap air dari mulut dan saluran hidung. Hal ini membuat kering area sekitar mulut dan saluran hidung. Selain itu, masuknya debu ke dalam mulut atau saluran hidung perlu menjadi perhatian ketika kipas angin mengenai langsung tubuh Anda.

Jika Anda dapat menggunakan dengan baik, kipas angin dapat membuat sirkulasi udara bekerja lebih baik. Aliran udara yang bertukar dengan penggantian baru membantu membuang partikel tidak sehat dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen," ungkap Dr Clifford Bassett, penulis buku The News Allergy Solution dikutip dari The Independent, Kamis (26/07/2018). Karena itu, Horovitz menyarankan untuk menjaga jarak antara kipas angin dengan tempat tidur.

Beberapa gejala yang sering di alami seseorang yang memiliki masalah dengan kipas angin secara langsung seperti pegal otot, otot kram dan kaku. Oleh karena itu, ketika kipas angin sudah dalam kondisi kotor dengan debu yang menempel, Anda perlu membersihkannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar