Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 25 Juni 2018

Suzuki Ertiga 2018 Mobil MPV Dengan Kabin Luas Dan Mesin Baru

Suzuki Ertiga memulai produksi secara resmi untuk Indonesia yang diluncurkan pada 22 April 2012, mengusung jenis kendaraan MPV Global berjenis Low MPV, mobil Ertiga merupakan yang pertama dari Suzuki yang dirakit di Indonesia dan juga dipasarkan di Indonesia. Dalam peluncuran segmen MPV, Ertiga mampu memberikan kontribusi penjualan 30% dari keseluruhan pasar otomotif Indonesia. Hal ini tentu menjadi pemacu bagi PT. Suzuki Indomobil Motor memperkenalkan Suzuki Ertiga 2018.


Perbedaan antara Suzuki generasi sebelumnya dengan Ertiga 2018 salah satunya adalah perubahan  sejumlah komponen dalam mesin. Seperti mesin yang berbeda dari valve, piston dan lainnya dapur pacu komponen utama mesin menggunakan kode baru K15B. Sedangkan generasi Ertiga generasi sebelumnya menggunakan mesin kode K14B.

Menawarkan keunggulan yang berbeda dengan generasi sebelumnya, Suzuki Ertiga 2018 diklaim lebih bertenaga yang memiliki semburan tenaga sebesar 104,7 ps (103,2 tenaga kuda) pada RPM 6.000 dengan torsinya 138 nm pada RPM 4.400. Sedangkan mesin sebelumnya cuma 92,4 ps (91,1 tenaga kuda) pada RPM 6.000 dengan torsi 130 nm pada RPM 4.400.

Berdasarkan uji Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi (BT2MP), untuk transmisi manual mencapai 18,09 km per liter. Sedangkan transmisi otomatis 16,73 km per liter.

Eksterior Suzuki Ertiga 2018


Menawarkan perbedaan dengan desain lebih menarik, bagian eksterior Suzuki Ertiga 2018 jauh lebih elegan dan juga memberikan kesan mobil premium dan tajam.
Bagian depan Suzuki Ertiga 2018

Perubahan yang terjadi pada bagian bumper depan dengan grille lebih halus dipadu dengan kombinasi hitam dank rom. Sisi lain pada penggabungan antara lower grille dan fog lamp untuk moncong yang lebih tinggi dan juga lebih lebar akan memudahkan pengemudi mendapat sudut pandang yang lebih luas. Untuk bagian atap mobil secara otomatis akan menjadi lebih tinggi dengan maksud memberikan kesan menjangkau sandaran kepala penumpang dewasa dengan tinggi 170 cm.


Bagian samping Suzuki Ertiga 2018 pun di permak total dengan desain baru, menampilkan bagian sisi dengan garis memanjang diserasikan dengan bodi dinamis Ertiga terbaru 2018, makin menonjolkan ekspresi kekinian. Untuk bagian atap dapat terlihat lebih rendah di bagian belakang untuk memberikan tampilan lebih sport dan aerodinamik untuk gaya anak milenium.

Bagian samping Suzuki Ertiga 2018 tampil sport untuk gaya kekinian
Untuk bagian belakang, Anda akan melihat aliran desain garis untuk mendukung tampilan sport, lampu LED menggunakan tambahan kombinasi lebih besar dengan garnish belakang sehingga sisi belakang yang lebih lebar.
Bagian belakang Suzuki Ertiga 2018

Interior Suzuki Ertiga 2018


Sentuhan interior Suzuki Ertiga 2018 memang jelas beda ketika Anda melihat dalam kabin. Penambahan bagian kabin Suzuki Ertiga 2018 130 mm lebih panjang 130 dibandingkan generasi sebelumnya, perubahan kenyamanan yang lebih tinggi ketika kaki dan kepala tidak akan langsung mengenai kabin untuk penumpang. Sisi kabin baris ke tiga dibuat luas sehingga memberi kenyamanan tambahan.
Kabin Suzuki Ertiga 2018

Dashboard Suzuki Ertiga 2018


Dashboard Suzuki Ertiga 2018 memberikan kesan elegan dan mewah. Dashboard secara dinamis terintegrasi menggunakan sistem audio, memudahkan Anda mengatur panel audio dan didukung teknologi bluetooth. Teknologi bluetooth yang memberikan cara simpel ketika menghubungkan smartphone dengan layar atau audio mobil Ertiga 2018.
Dashboard Suzuki Ertiga 2018

Bagasi Suzuki Ertiga 2018

Masuk sektor belakang yang cukup penting untuk bepergian jauh, bagasi Suzuki Ertiga 2018  memberikan ruang bagasi 199 liter. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Suzuki Ertiga terbaru memiliki bagasi yang lebih luas 40 liter. Papan bagasi dapat dilipat dengan porsi 50:50, yang memberikan pilihan untuk mendapatkan kenyamanan yang disesuaikan.
Bagasi Suzuki Ertiga 2018


Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar