Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Sabtu, 23 Juni 2018

Penyebab Diare Pada Wanita Hamil

Masa kehamilan wanita adalah perjalanan yang cukup panjang dan perlu mendapat perhatian lebih serius. Pada masa ketika pertumbuhan dan perkembangan janin yang rentan, terutama berkaitan erat dengan kesehatan dan fisik wanita tersebut. Ada beberapa penyebab penyakit yang dapat muncul selama kehamilan, seperti diare. Penyakit diare sering dikenal dengan istilah mencret.
Ilustrasi:Makanan dapat menjadi penyebab diare pada wanita hamil (disekitar.blogspot.com)

Kategori seorang wanita hamil yang mengalami diare, umumnya mengalami mencret lebih dari 3 kali dalam sehari, jika hanya mencret sekali dan tidak setiap hari, proses ini merupakan buang air besar normal. Penyebab seorang wanita hamil ketika menderita gangguan diare dapat karena beberapa alasan.

Penyebab Diare Pada Wanita Hamil


Pada masa wanita hamil memerlukan banyak konsumsi bergizi untuk membantu tumbuh kembang janin bayi secara maksimal. Sehingga bukan hal yang mengherankan jika ibu hamil disarankan untuk makan melebihi dari kebiasaan ketika dalam kondisi normal. Perubahan dari kebiasaan normal dalam pola makan punya pengaruh besar pada tubuh.

1. Perubahan Pola Makan
Konsumsi serat berlebihan dapat memengaruhi sistem pencernaan dan memicu diare. Umumnya sebagian besar wanita hamil sering memperbaiki pola makan tanpa kontrol begitu mengetahui sedang hamil, hal ini sangat wajar karena setiap calon Ibu selalu ingin memberi yang terbaik bagi janin bayi.

Namun yang perlu diketahui, perubahan menu makanan yang tidak teratur dan mendadak bisa menjadi penyebab diare. Contohnya, saat wanita hamil meningkatkan konsumsi buah dan sayur agar tetap sehat, namun tidak semua asupan makanan tersebut diterima tubuh, akibatnya konsumsi serat berlebihan  memengaruhi sistem pencernaan dan akan memicu diare.
Ilustrasi: Perubahan pola makan pada masa kehamilan (halodoc.com)

2. Proses Adaptasi Tubuh
Setiap wanita hamil memiliki perbedaan masing-masing dalam melakukan adaptasi tubuh. Tingkat sensitivitas tubuh  terhadap makanan tertentu mungkin saja berubah. Terdapat berbagai jenis makanan yang umumnya akan menyebabkan perut kembung dan diare pada ibu hamil. Padahal sebelum hamil, makanan-makanan tersebut tidak menyebabkan gangguan apapun.

Hal yang perlu Anda Ketahui Selama Masa Kehamilan

3. Suplemen Kehamilan
Proses masa kehamilan memang memerlukan banyak vitamin untuk mencukupkan kebutuhan bayi, namun seringkali beberapa wanita hamil punya tingkat pantang cukup tinggi pada beberapa vitamin. Disarankan dalam melakukan kunjungan ke dokter ahli, Anda menceritakan apa saja yang membuat respon tubuh kurang baik jika konsumsi vitamin tertentu. Misalnya, ada beberapa calon Ibu yang memiliki alergi pada vitamin C dosis tinggi sehingga membuat mencret.

Karena secara kesehatan, sering dokter memberikan  suplemen dan vitamin pada wanita yang sedang mengandung untuk untuk menjaga kesehatan ibu dan janin bayi.


4. Perubahan Hormon
Perubahan hormon berpotensi memperlancar sistem pencernaan dan menyebabkan diare. Saat memasuki masa kehamilan, tiap wanita pasti mengalami perubahan hormon. Sistem pencernaan termasuk bagian tubuh yang bisa terpengaruh.

Perubahan hormon bisa memperlancar proses pada sistem pencernaan sehingga menyebabkan diare. Sebaliknya, jika perubahan masa hamil memperlambat sistem pencernaan, maka Anda akan mengalami sembelit.

Diare pada ibu hamil cenderung lebih kerap muncul pada trimester ketiga, yaitu saat usia kehamilan 7-9 bulan. Gangguan pencernaan ini mungkin menandakan persiapan tubuh untuk menghadapi persalinan. Tapi jangan panik dulu. Mengalami diare pada trimester ketiga tidak otomatis mengindikasikan proses persalinan pasti terjadi dalam hitungan hari. Selain itu, tidak semua ibu hamil pasti mengalami hal yang sama.


5. Penyebab Diare pada Ibu Hamil di Luar Kehamilan
Dalam situasi khusus, ada beberapa kemungkinan wanita hamil mengalami infeksi akibat virus maupun bakteri yang menyebabkan diare. Beberapa gejala dan  akibat infeksi virus selama masa kehamilan pada wanita yang mengandung, seperti :

  1. Diare
  2. Flu perut
  3. Keracunan makanan
  4. Pengaruh obat-obatan
  5. Penyakit tertentu


Selama masa kehamilan, menjadi kewajiban wanita yang mengandung untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga ahli yang memiliki keterampilan. Hal ini tentu untuk mendapatkan masa kehamilan yang sehat bagi Ibu dan janin.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar