Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Kamis, 14 Juni 2018

Kenali Tanda Tubuh Butuh Istirahat

Kenali Tanda Tubuh Butuh Istirahat - Istirahat yang terbaik bagi manusia adalah tidur. Hal ini tentunya didukung banyak penelitian yang mengungkapkan, bahwa tidur merupakan kebutuhan yang mesti dipenuhi untuk memulihkan tenaga yang terpakai. Akibat kurang mengerti pada beberapa orang, banyak manusia mengabaikan tanda ketika tubuh membutuhkan istirahat.
Sumber merdeka.com

Dalam memperoleh waktu tidur yang ideal, diperlukan waktu tidur sekitar 7-8 jam per hari. Padahal, Jika anda mengalami kekurangan jam tidur ideal pada malam hari, kebiasaan buruk ini akan memberi dampak buruk pada kesehatan dan kegiatan sehari-hari. Kurang tidur dapat menyebabkan kantuk di siang hari, kesulitan mengatur emosi, kinerja yang buruk, obesitas, dan kualitas hidup yang rendah. Agar tak mengakibatkan masalah, kenali tanda tubuh ketika membutuhkan istirahat.


1. Kulit
Mengutip laman MD mengungkapkan, Kulit menjadi pertanda awal sebagai respon ketika tubuh kurang tidur. Hubungan antara kulit dengan jam tidur yang kurang pada seseorang diantaranya muncul jerawat. Pada tingkat lebih jauh pada manusia yang kurang tidur secara terus menerus beresiko merusak sistem kekebalan tubuh.

2. Mata
Bagian indera lain yang memberikan tanda anda kurang tidur adalah mata. Tanda yang mudah dikenali ketika anda perlu beristirahat adalah mata menjadi merah, bengkak, munculnya kantung mata, dan lingkaran hitam di area mata. Pada tingkat lebih jauh yang terjadi pada manusia yang mengalami kekurangan tidur pada wajah adalah muncul kerutan, garis bengkak pada mata. Menurut penelitian, hal ini disebabkan hormon tidak bekerja dengan sempurna untuk melakukan perbaikan jaringan tubuh ketika anda tidur nyenyak.

3. Berat badan
Tubuh akan cenderung merasa lapar saat kurang tidur dan berakibat pada meningkatnya berat badan. Saat tubuh merasa lapar, muncul keinginan untuk mengkonsumsi banyak makanan dan biasanya berupa makanan cepat saji yang dapat meningkatkan risiko obesitas. Hal ini terjadi lantaran terdapat hormon yang dapat mengendalikan rasa lapar dalam tubuh yakni ghrelin dan leptinhanya bisa bekerja saat terlelap. Saat tidur nyenyak dan cukup, tubuh dapat membuat dua hormon itu bekerja.

4. Emosi
Penelitian menunjukkan orang yang kurang tidur setiap malam selama seminggu lebih banyak mengalami stres atau depresi, marah dan lelah secara mental. Mereka baru dapat merasa normal saat kembali ke jadwal normal dan tidur cukup.

5. Fokus berkurang
Kurang tidur juga berakibat pada menurunnya fokus dan ingatan. Kurang tidur membuat tubuh merasa grogi dan pusing. Akibatnya, orang yang kurang tidur bakal kesulitan dalam berkegiatan seperti belajar, bekerja dan berkendara.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar