Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Kamis, 14 Juni 2018

Kenali Tanda Bahaya Ketika Bunda Dalam Masa Kehamilan

Kenali Tanda Bahaya Ketika Bunda Dalam Masa Kehamilan - Masa kehamilan yang berlangsung kurang lebih sekitar 9 bulan, merupakan masa bahagia sekaligus situasi penting yang perlu Bunda kenali. Ketika bunda telah mengetahui tanda bahaya sebagai deteksi dini kemungkinan penyakit dalam kehamilan dan proses persalinan, pengetahuan ini diharapkan dapat menekan resiko penurunan angka kematian ibu di Indonesia ketika masa kehamilan dan bersalin.
Sumber konsultasikesehatanbunda.blogspot.com



Beberapa tanda bahaya yang perlu dikenali Bunda, seperti dilansir dari kompas.com dalam masa kehamilan antara lain :


1. Timbulnya Bercak Darah

Ibu hamil wajib memeriksa secara rutin ke dokter atau tenaga ahli pada masa hamil muda, dengan bertujuan terhindar gejala awal perdarahan atau mengeluarkan bercak darah terus menerus. Bahaya keguguran pada masa hamil muda hingga usia kehamilan lanjut mendekati bulan seperti gumpalan kehitaman yang kemungkinan dari plasenta yang terlepas sebagian sebelum bayi lahir. Tanda bahaya yang muncul seperti ini dalam masa kehamilan, sebaiknya ibu hamil segera di bawa ke tempat pelayanan kesehatan atau rumah sakit terdekat. Ketika perdarahan ibu hamil harus segera baring, agar perdarahan tidak semakin banyak. Bila perdarahan cukup banyak hingga menembus kain atau pakaian dan tempat pelayanan kesehatan jauh sebaiknya selama perjalanan menuju ke rumah sakit posisikan kedua kaki lebih tinggi dengan di ganjal bantal. Kepala dibaringkan datar sejajar tubuh. Beri minum manis pada ibu hamil yang mengalami perdarahan. Jangan memaksakan diri menuju rumah sakit yang jauh, segera menuju di tempat pelayanan kesehatan yang ditemukan dalam perjalanan agar mendapat tindakan pertolongan penambahan cairan dan upaya penghentian perdarahan. Keterlambatan penanganan sering terjadi karena keluarga berusaha menuju rumah sakit yang jauh tanpa adanya tindakan darurat dari tenaga kesehatan terdekat.

2. Bengkak di tangan, kaki dan wajah

Memasuki masa kehamilan beberapa perubahan tubuh pada ibu hamil antara lain kenaikan berat badan dan sedikit pembengkakan pada bagian tubuh seperti tangan, kaki dan wajah. Namun kenali tanda bahaya ketika dalam masa kehamilan terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tersebut diikuti nyeri tengkuk, nyeri ulu hati dan pusing kepala bahkan kejang - kejang mendadak. Semua tanda tersebut mengarah pada keadaan keracunan kehamilan atau disebut dengan preeklampsia dan eklampsia bila kejang.

3. Demam tinggi Ibu hamil 

Gejala yang mungkin timbul pada ibu hamil sebagai tanda bahaya dalam masa kehamilan adalah demam tinggi. Seorang ibu yang sedang hamil saat mengalami panas atau demam tinggi, segera dibawa kepada tenaga kesehatan atau pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pertolongan. Keterlambatan penanganan dapat menimbulkan bahaya bagi ibu akibat infeksi, selain resiko pada bayi berpotensi mengalami keguguran, terlahir prematur dan kematian bayi dalam kandungan.

4. Keluar air ketuban
Air ketuban adalah salah satu bagian penting yang perlu dijaga. Berfungsi sebagai perlindungan pada janin, air ketuban dapat mencegah trauma benturan, melindungi dan mencegah tali pusat dari kekeringan. Ketika tali pusat mengering, hal ini menyebabkannya hambatan penyaluran oksigen melalui darah ibu ke janin. Ketika ibu hamil dalam usia kehamilan berapapun bila mengalami ada cairan keluar dari jalan lahir, baik itu merembes maupun mengalir, segera menuju ke tempat pelayanan kesehatan untuk memastikan apakah ibu mengalami pecah ketuban. Jangan lupa perhatikan warna air ketuban atau rembesan air ketuban. Beritahukan pada bidan saat memeriksa misalnya banyaknya air ketuban hingga membasahi sprei atau berapa kali ganti pembalut, warna dan baunya.

5. Kepekaan Ibu Hamil Merasakan Gerakan bayi
Masa kehamilan adalah masa komunikasi antara ibu hamil dengan bayi, tidak berlebihan jika banyak pakar kehamilan sering menganjurkan ibu hamil agar rutin berbicara dengan bayi. Bagi ibu hamil penting memantau gerak bayi dalam kandungan. Pada kehamilan yang masih muda memang belum dapat dirasakan. Pada umumnya, memasuki kehamilan lima bulan di atasnya, ibu hamil akan mulai merasakan gerakan janin dalam kandungan. Bila dalam keadaan siaga, ibu hamil bisa merasakan gerakan janin kurang lebih sepuluh kali dalam 12 jam. Bila ibu tidak merasakan gerakan janin sebaiknya segera menuju ke tempat pelayanan kesehatan agar tidak terlambat dan terjadi kematian janin dalam kandungan.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar