Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 04 Juni 2018

Gejala Sakit Perut Yang Perlu Pemeriksaan Dokter

Sakit bagian perut dapat timbul akibat makanan yang dimakan seperti tidak higienis, terlalu pedas atau gejala dari penyakit. Tanda sakit yang menyerang bagian perut dapat menjadi gejala penyakit  yang perlu diperiksa oleh dokter.

Beberapa gejala sakit perut yang perlu pemeriksaan dokter, diantaranya:




1. Sakit perut atas disertai nyeri punggung atas
Ketika mendapatkan rasa Nyeri di perut bagian atas berbarengan dengan sakit punggung atas atau sekitar bahu selama beberapa jam, bisa menjadi tanda adanya suatu penyakit. Gejala tambahan yang bisa muncul seperti perut terasa kembung, ingin mual, tubuh atau mata jadi berwarna kekuningan. Walaupun belum pasti, gejala yang Anda alami tersebut merujuk pada penyakit batu empedu.

Empedu memiliki fungsi membantu penyerapan lemak dan terletak di bagian bawah hari dengan bentuk organ kecil. Fungsi lain empedu untuk meringankan kerja hati mengeluarkan zat sisa metabolisme, baik berupa cairan maupun gas. Dalam satu penyakit ketika jumlah kolesterol sangat banyak beresiko penumpukan di dalam empedu yang terbentuk. Penumpukan koleksterol yang menggumpal dan menghalangi kelancaran dalam jaringan saluran empedu.

Dilansir dari WebMD, penyakit batu empedu tidak bisa di deteksi hanya berdasarkan tanda dan gejala semata. Pemeriksaan fisik dokter yang lengkap dapat menentukan apakah anda terkena penyakit batu empedu. Jika gejala yang disebutkan diatas anda rasakan,  segera periksa ke dokter tanpa menunda lebuh lama.

2. Sakit perut bagian kanan bawah
Merasa tanda sakit perut di bagian atas posisi perut. Ketika akan bergerak, rasa sakit berubah di bagian kanan bawah, bahkan bisa menjalar ke punggung dan dubur. Apalagi merasakan pembengkakan pada perut, demam, mual dan muntah, serta gangguan pencernaan lainnya. Jangan menyepelekan gejala tersebut karena kemungkinan besar anda mengalami radang usus buntu.

Bagian dalam manusia dengan usus punya fungsi untuk mencerna dan menyalurkan. Konsumsi yang anda makan, masuk ke bagian usus untuk mencerna apapun yang masuk ke dalam tubuh. Saat makanan yang anda konsumsi tidak sehat dan melukai usus buntu, organ yang terluka dapat memicu peradangan. Pada kasus darurat, dinding usus buntu bisa dipenuhi nanah karena adanya peradangan. Jika tidak segera mendapat perawatan dokter, usus buntu bisa pecah dan menyebarkan infeksi ke rongga perut, menyebabkan komplikasi.

Kondisi peradangan usus buntu adalah situasi sangat darurat sehingga pengobatan dilakukan dengan proses pembedahan. Saat mendapatkan gejala radang usus buntu, jangan mengabaikan gejala yang muncul karena kondisi bisa semakin parah, segera konsultasi dengan dokter.

3. Sakit perut bagian kiri bawah
Bagian sisi usus besar memiliki kantong dengan sebutan divertikula. Gangguan akibat divetikula meradang, maka gejala yang akan dirasakan adalah sakit perut di bagian kiri bawah dan semakin buruk ketika melakukan gerakan perpindahan. Gejala tambahan lain  sering diikuti demam disertai menggigil, perut menjadi kembung, serta mual dan muntah, akibatnya dapat membuat nafsu makan menjadi berkurang. Gejala sakit perut bagian kiri bawah yang berlangsung beberapa jam bahkan bertahan hingga satu minggu atau lebih dikenal divertikulitis dalam dunia kedokteran.

Penyebab utama penyakit divertikulitis tidak diketahui secara pasti. Kesimpulan dari para dokter yang menyakini pada pola hidup yang tidak sehat, seseorang yang kurang konsumsi makanan kaya serat bisa jadi satu penyebab timbulnya sakit perut bagian kiri bawah. Menurut penjelasan dokter, tanpa adanya serat dalam tubuh, usus besar secara langsung telah bekerja lebih keras dari normalnya untuk mendorong feses keluar. Proses kerja yang sering memaksa usus besar menyebabkan tekanan pada kantong usus besar. Kebiasaan buruk ini akan membentuk titik di sepanjang usus besar dan akhirnya meradang. Penyebab dari titik-titik kantong usus bisa meradang dimungkinan juga akibat infeksi bakteri.

Gejala yang muncul pada penyakit diverkulitis juga mirip dengan penyakit lain. Oleh karena itu, dokter akan melakukan tes darah, CT scan, atau rontgen untuk menentukan penyebab sakit perut yang Anda rasakan.

4. Sakit perut disertai muntah berwarna kuning atau hijau
Sakit perut di bagian atas tengah atau kiri atas dapat di akibat gastritis. Rasa sakit yang terkadang menusuk hingga ke belakang, sehingga punggung juga terasa sakit. Selain Sakit perut di bagian atas tengah atau kiri atas, perut kembung, mual, dan membuat muntah berwarna kehijauan, kekuningan, dan muntah darah.

Gejala tambahan sebagai tanda Sakit perut di bagian atas tengah atau kiri atas adalah demam, detak jantung cepat, dan sesak napas serta nyeri dada jika kondisi sudah parah. Penyakit gastritis disebabkan oleh bakteri Helicocobacter pylori (H. pylori) yang menginfeksi lapisan lambung. Bisa juga disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang lapisan lambung, bila gastritis termasuk jenis gastritis autoimun.

Beberapa gejala sering tidak muncul, gastritis tidak menimbulkan gejala yang terlihat sehingga sering telat mendapatkan perawatan. Jadi, perhatikan dengan baik gejala apa saja yang terjadi selain sakit perut, supaya lebih cepat mendapat pertolongan dokter.

5. Sakit perut disertai muntah darah atau BAB berdarah
Sakit perut disertai muntah darah atau BAB berdarah akibat sel kanker, bisa menyerang organ tubuh termasuk perut. Beberapa penderita tidak merasakan gejala sakit perut disertai muntah darah sampai sel kanker sudah menyebar. Gejala tambahan yang menyertai muncul seperti sakit perut terus-menerus terjadi bahkan lebih dari dua minggu.

Pada keluhan lainnya Sakit perut disertai muntah darah merasakan tekanan pada perut yang membuat terasa begah atau kembung. Ini menyebabkan nafsu makan menjadi berkurang. Gejala kanker perut lainnya mungkin akan bermunculan, seperti muntah darah atau bahkan feses berdarah. Bila Anda merasakan gejala ini sebaiknya segera periksa ke dokter.

Sumber : hellosehat.com

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar