Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 27 Juni 2018

Cara Menurunkan Gula Darah dengan 7 Makanan Alami

Ada banyak penduduk di dunia yang memiliki kondisi kesehatan yang sangat serius dan membuat mereka masuk pada risiko untuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Hal yang lebih menyedihkan adalah 90 % dari mereka tidak mengetahuinya sampai gejala serius mulai menganggu kesehatan dan aktivitasnya. Sebut saja, ketika kadar gula yang mulai meningkat dalam tubuh dan belum menyebabkan gangguan, mereka terus melakukan penumpukan gula dalam darah tanpa disadari.

Mulai meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh disebut pradiabetes , kondisi ini adalah ketika kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya, tetapi tidak cukup tinggi untuk menjadi diabetes tipe 2. Mereka yang memiliki pradiabetes biasanya memiliki resistensi insulin, atau pankreas mereka tidak dapat membuat insulin yang cukup untuk menjaga gula darah mereka untuk kembali normal pada pemulihan kesehatan.

Pradiabetes memiliki hampir 50 persen kemungkinan terkena diabetes selama 5 sampai 10 tahun ke depan, ditambah lagi dengan perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Namun perubahan besar saat Anda menganti asupan menjadi lebih baik, seperti makan makanan yang menurunkan gula darah, hal ini tentu akan mengurangi risiko yang lebih tinggi.

“Prediabetes adalah tanda peringatan bahwa Anda telah resisten terhadap insulin untuk beberapa waktu,” kata Hillary Wright , RD, direktur nutrisi untuk Pusat Kesehatan . "Namun, banyak yang mampu mencegah atau menunda diabetes."


Beberapa Cara Untuk Menurunkan Gula Darah

  1. menjadi lebih aktif
  2. menurunkan berat badan
  3. mengurangi stres
  4. berhenti merokok
  5. cukup jam tidur 
  6. makan sehat dan seimbang

Kebiasaan Baik Supaya Gula Darah Dapat Diturunkan

1. Makan setiap 3 hingga 6 jam
Sarapan dalam waktu satu atau dua jam setelah bangun tidur dan kemudian makan camilan atau makanan setiap tiga sampai enam jam setelah itu. Rebecca Denison, RD, dokter pengobatan integratif dan pendidik diabetes di Pusat Gletle Diabetes dan Gizi Diabetes Pusat Medis Baltimore menambah, tiga hingga enam porsi makanan dan camilan sehari-hari. Dibutuhkan sekitar empat hingga enam jam bagi tubuh Anda untuk mencerna makanan. "Anda perlu untuk makan sedikit saja, sebelum Anda benar-benar membutuhkannya sehingga tubuh Anda tidak perlu bersusah payah menjaga gula darah Anda tetap stabil.”

2. Keseimbangan makanan
Isi setengah piring Anda dengan sayuran. Berbagilah separuh lainnya dalam dua antara protein dan karbohidrat seperti beras merah, quinoa, kacang-kacangan, kacang polong, atau biji-bijian. Karbohidrat kompleks ini memiliki lebih banyak serat dan nutrisi daripada karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti, dan pasta, dan serat membantu mengontrol kadar gula darah.

3. Makan makanan Anda lebih awal di siang hari
Ada sebuah pepatah yang mewakili kebiasaan menjaga gula darah tetap stabil, yakni "Makanan sarapan seperti raja, makanan siang seperti pangeran, dan makanan malam seperti pengemis." Konsumsi makanan tanpa memperhitungkan kalori sebelum tidur tidak dianjurkan. Biasakan setidaknya empat jam sebelum akan tidur, Anda berhenti makan.

4. Sebarkan karbohidrat Anda
Selain makan makanan kecil di malam hari, yang terbaik adalah membatasi makanan yang diketahui punya kandungan tinggi, seperti pasta, beras, gula, dan karbohidrat lainnya.

5. Tidak Makan Dalam Jumlah Banyak
Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Makan porsi yang lebih kecil dapat membantu Anda mengurangi kalori dan tetap merasa kenyang.


6. Minum air
Memilih air sebagai sumber hidrasi Anda akan membantu mengurangi kalori cairan yang sering digunakan sebagai penggantinya.

7. Perubahan gaya hidup
Jika Anda perlu menurunkan berat badan, carilah cara makan yang bisa Anda gunakan.

Cara Menurunkan Gula Darah dengan 7 Makanan Alami

Makanan Alami Menurunkan Gula Darah

1. Sayuran 
Buatlah sayuran menjadi menu utama diatas piring Anda. Seseorang yang berisiko terkena diabetes, penting untuk membiasakan konsumsi sayuran. Menyeimbangkan berbagai macam makanan yang akan Anda masukan dalam piring, pastikan setengahnya terisi sayuran. Makan sayur akan membuat Anda kenyang tanpa menurunkan berat badan.

2. Sayuran hijau
Semua sayuran memang bagus, tapi sayuran hijau bisa menjadi sayur terbaik untuk mengurangi kadar gula yang ada dalam tubuh. Penelitian di London menemukan bahwa mengkonsumsi 1,35 porsi sayuran hijau setiap hari, dikaitkan dengan 14 % penurunan risiko diabetes tipe 2 dibandingkan dengan makan tanpa kontrol pada makanannya.

3. Buah-buahan
Buah-buahan sangat disarankan dan punya manfaat baik bagi orang yang memiliki pradiabetes. Jangan mengkonsumsi dalam bentuk jus atau smoothies.

4. Biji-bijian
Makan biji-bijian telah terbukti menyebabkan kadar gula darah meningkat lebih lambat setelah makan dan mengurangi risiko diabetes tipe 2 . Serat dalam gandum utuh memperlambat pencernaan karbohidrat, mengurangi permintaan insulin. Biji-bijian utuh juga mengandung antioksidan dan nutrisi anti-peradangan yang juga berperan dalam membantu mencegah diabetes.

5. Legum
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Nutrition , para peneliti menggunakan lebih dari 3.000 orang dewasa yang tidak memiliki diabetes tipe 2 selama lebih dari empat tahun. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan konsumsi legum, terutama lentil, memiliki risiko diabetes terendah. Mengganti setengah porsi telur, roti, beras, atau kentang panggang dengan kacang polong setiap hari juga dikaitkan dengan rendahnya risiko diabetes. Semua kacang-kacangan, sangat kaya dengan kandungan tinggi serat dan sumber protein yang baik.

6. Lemak sehat
Seperti karbohidrat, lemak adalah membawa dampak yang baik. Pilih sumber seperti kacang, biji-bijian, minyak zaitun, minyak canola, dan alpukat. Lemak yang dikonsumsi dalam jumlah sedang membantu meningkatkan rasa kenyang.

7. Protein tanpa lemak
Protein membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Ini juga memperlambat pencernaan sehingga gula darah tetap stabil. Pilih ikan, protein nabati seperti kacang dan kacang-kacangan, unggas, dan daging sapi tanpa lemak.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar