Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Senin, 25 Juni 2018

Cara Menghindari Rambut Rontok Akibat Ketombe

Apakah ketombe bisa menyebabkan kerontokan rambut? ketika pertanyaan itu muncul dan mengelitik untuk di cari penjelasannya, mungkin jawabannya menjadi penting bagi Anda. Ketombe adalah kondisi umum mengelupas kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel kulit ini jatuh dan meninggalkan serpihan putih di pundak Anda. Dalam dunia kecantikan dan kesehatan rambut, sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami dan normal bila terjadi dengan jumlah sedikit.

Dalam banyak kasus, ketombe tidak secara langsung menyebabkan kerontokan rambut. Namun, rasa gatal yang disebabkannya, dapat membuat Anda mengaruk kepala akibat gatal yang muncul. Garukan secara kasar sering dilakukan tanpa disadari, hal ini dapat melukai folikel rambut Anda, yang menyebabkan rambut rontok meskipun tidak menyebabkan kebotakan.


Fakta yang perlu Anda ketahui tentang lebih jauh, gangguan kulit kepala seperti rambut uban dan ketombe, selain dapat meningkatkan kerontokan rambut pada beberapa orang dengan penyakit alopesia androgenik, sehingga beresiko kebotakan.

Cara mencegah rambut rontok dari ketombe


Mencegah kerontokan rambut yang terkait dengan ketombe adalah berusaha menghilangkan akibatnya yang menimbulkan gatal di bagian kepala. Selain akan mengurangi keinginan Anda untuk mengaruk secara kasar dan bertujuan untuk melindungi folikel rambut Anda dari kerusakan lebih lanjut. Beberapa hal yang dapat menyebabkan ketombe, dapat terjadi dari kebiasaan mencuci rambut hingga kondisi kulit yang kurang sehat. Jika Anda tidak yakin apa yang menyebabkan ketombe Anda, buatlah janji dengan dokter atau dokter kulit Anda.

Pengetahuan yang dipelajari dokter kulit dapat melihat kulit kepala Anda untuk membantu menentukan apakah ketombe Anda hanyalah masalah mencuci rambut terlalu sering atau memang ada gangguan akibat penyakit. Selain itu, dokter kulit dapat memeriksa tanda-tanda masalah mendasar yang perlu diketahui, seperti:

Kulit kering
Akibat dari kepala yang memiliki kulit kering sering menghasilkan ketombe skala kecil yang biasanya tidak disertai dengan peradangan. Kulit kering yang berlebihan mampu membuat rambut rontok jika tidak segera melakukan perawatan.

Dermatitis seboroik
Kondisi Dermatitis seboroik menyebabkan ruam yang sering ditandai dengan ciri-ciri merah dibagian kepala, permukaan kepala bersisik, dan berlebihan cairan minyak dari akar rambut.

Malassezia
Malassezia adalah jamur yang sering ditemukan pada kulit kepala beberapa orang yang sering mengalami ketombe. Kadang-kadang jamur malassezia dapat mengakibatkan iritasi kulit kepala dan menyebabkan pertumbuhan sel-sel kulit secara berulang-ulang.

Kepekaan bahan kimia tertentu
Kulit bagian kepala sangat tipis dan juga peka terhadap bahan-bahan tertentu. Beberapa produk perawatan dan kecantikan, seperti sampo atau zat pewarna rambut,yang Anda gunakan pada rambut atau kulit kepala dapat menyebabkan kulit kehilangan folikel.

Untuk kasus ketombe ringan, Anda hanya perlu menggunakan sampo obat selama beberapa minggu, umumnya sampo yang sesuai akan berangsur-angsur menghilangkan ketombe.

Biasakan menggunakan kondisioner teratur
Terlepas dari penyebab ketombe Anda, ketika akan membersihkan bagian kepala dengan keramas, sangat penting untuk membiasakan secara teratur hidrasi kulit kepala. Umumnya penggunaan conditioner dapat memberikan manfaat yang besar untuk membuat rambut menjadi lebih sehat.

Dari banyak cara menyehatkan kulit kepala dan rambut, ada cara cepat yang sering dilakukan, seperti memijat kulit kepala Anda dengan minyak kelapa untuk mendapat manfaatnya, lalu bilas. Kandungan minyak kelapa memiliki sifat antijamur. Studi tahun 2015 menemukan bahwa aktivitas anti-jamur yang dimiliki oleh minyak kelapa mirip dengan ketoconazole, bahan umum dalam sampo anti-ketombe.

Penggunaan minyak kelapa perlu dihindari untuk kulit kepala Anda jika memiliki dermatitis seboroik . Dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang biasanya mengenai kulit kepala dan area tubuh yang berminyak, seperti punggung, wajah, dahi, ketiak, pangkal paha, serta dada bagian atas. Pada kulit kepala, penyakit ini menyebabkan kulit berwarna merah, ketombe, dan bersisik. Minyak ekstra terkadang bisa membuat kondisi ini lebih buruk.


Kurangi menggunakan produk-produk rambut
Pewarna rambut dan produk rambut lainnya sering mengandung bahan yang dapat membuat iritasi kulit sensitif. Ini dapat menyebabkan dermatitis. Pengawet dan wangian adalah penyebab umum dermatitis pada kulit kepala Anda.

Beberapa bahan yang berpotensi membuat iritasi produk rambut

  1. aroma alami atau buatan
  2. pemutih
  3. deterjen
  4. formaldehida

Kelola stres
Tekanan psikologis akibat stres tidak secara langsung menyebabkan ketombe, namun yang perlu Anda ketahui, saat seseorang mengalami stress yang berlebihan beresiko melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam jangka panjang. Cobalah untuk mengelola stres Anda dengan berlatih teknik relaksasi, seperti yoga atau meditasi, berjalan-jalan di sekitar ruang yang penuh udara segar, atau melakukan pernapasan terkontrol selama satu atau dua menit dapat membantu mengurangi tingkat stress yang tinggi.

Kurangi paparan sinar matahari tidak sehat
Akibat pada kesehatan ketika sinar ultra-violet tidak sehat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit, sedikit sinar matahari mungkin baik untuk ketombe. Mengutip laman Mayo Clinic juga menjelaskan, . gunakan tabir surya di wajah dan tubuh Anda jika akan pergi untuk waktu yang lama.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar