Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Minggu, 24 Juni 2018

Cara Mengetahui Hubungan Anda Dengan Pasangan Baik atau Buruk ?

Mempunyai pasangan dapat artikan Anda sedang menjalin kedekatan bersama pacar maupun pasangan hidup. Menjalin hubungan baik diperlukan cara pendekatan psikologi, karena tak selamanya hubungan berjalan mulus. Hubungan romantisme mungkin saja berubah menjadi pertengkaran dan konflik tak berkesudahan. Oleh karena itu, Anda perlu untuk mengetahui bagaimana hubungan anda dengan pasangan saat ini, baik atau buruk ?

Hubungan Anda dengan pasangan buruk


- Berdebat tanpa berkomunikasi
Berbeda pendapat dalam hubungan sosial sebenarnya adalah hal normal, terlebih dengan pasangan yang selalu punya perhatian pada Anda supaya mendapat yang terbaik. Hindari kebiasaan melakukan pertengkaran tanpa berkomunikasi dan hanya berteriak satu sama lain. Ketika sebuah hubungan menjadi tidak sehat, umumnya dimulai dari perdebatan yang diakhiri suara berteriak antara satu dengan lainnya. Melakukan cara seperti ini, tidak akan pernah meyelesaikan masalah karena Anda tidak menyampaikan emosi dengan benar.


- Paksaan, ancaman, dan kekerasan
Aktivitas paksaan, ancaman dan kekerasan lebih dominan dirasakan pihak wanita, meski pada situasi tertentu juga dimungkinkan dilakukan oleh wanita pada pria walau sangat sedikit.
Kekerasan emosional dan fisik dalam hubungan seperti ini tentu dikatakan pertanda buruk. Pasangan yang sering memaksa dan memukul merupakan gejala yang kurang sehat dan Anda dapat mempertimbangkan mengakhiri hubungan.

- Tidak menjadi diri sendiri
Ketika Anda berada dekat dengan pasangan, muncul perasaan kurang nyaman, sehingga tidak bebas mengekspresikan diri. Akibatnya sering membuat Anda tampil berbeda agar diterima pasangan, jelas hubungan Anda dalam masalah. Pasangan yang baik harus menerima diri Anda apa adanya dan tidak mengkritik segala sesuatu tentang Anda. Menjadi diri sendiri sesuai norma sosial secara tidak langsung akan membuat nyaman ketika dekat dengannya. Jika Anda merasakan banyak tekanan, stres, dan ketidakmampuan untuk mengekspresikan diri secara bebas, ini sinyal hubungan Anda sedang tidak sehat. Dalam hal ini, Anda perlu terbuka agar merasa aman di sekitar pasangan Anda.

- Perasaan diabaikan
Terjalinnya sebuah hubungan yang buruk saat Anda merasa diabaikan karena pasangan tidak mau mendengarkan Anda. Dia hanya peduli tentang dia, bukan Anda berdua. Jika tidak menemukan jalan temu karena Anda tidak didengar, dianggap dan dihargai, pertimbangkan lagi hubungan.

Ciri-ciri hubungan Anda dengan pasangan baik


Mengutip laman Purewow menyebutkan, beberapa tanda hubungan Anda dengan pasangan memiliki hubungan yang baik dengan jika :

1. Melakukan hal kecil
Ada banyak hal yang mungkin sepele, namun mempunyai tanda baiknya hubungan Anda dengan pasangan. Jangan pernah sepelekan tindakan sekecil apapun. Tindakan kecil yang menunjukkan kepedulian Anda menjadi cara yang kuat untuk meningkatkan kepositifan dalam hubungan. Seperti mengambilkan si dia minum. Gerakan kecil yang terakumulasi dari waktu ke waktu akan menjadi penyangga positif dalam hubungan.

2. Memiliki pola yang serupa
Jodoh adalah rahasia Pencipta, namun seringkali dalam melihat sebuah hubungan yang baik selalu mempunyai kesamaan dalam banyak hal. Beberapa orang menganggap bahwa pasangan yang memiliki pemikiran yang mirip adalah jodoh. Mungkin hal tersebut ada benarnya, menurut Psychology Today menyebutkan, ketika seseorang terlibat dalam hubungan akan ada kebiasaan, minat, dan tingkah laku yang diadaptasi. Sehingga menjadi pasangan terlihat memiliki pola yang serupa dalam melakukan segala sesuatunya.

3. Cara merespon
Dalam hubungan tentu ada aksi dan reaksi. Bagaimana Anda merespon yang dilakukan pasangan dan sebaliknya menentukan bagaimana kedekatan Anda dengan pasangan. Semakin Anda memberikan respon positif, pasangan akan cenderung lebih mendekat. Tidak ada salahnya untuk mengenali apa yang menjadi kesukaan si dia.

4. Percaya dalam komitmen
Berbicara soal romansa, tidak akan pernah lepas dari komitmen. Komitmen untuk terus bersama, tidak hanya berdasarkan pertimbangan dua individu. Melainkan juga orang-orang yang ada di sekitarnya.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar