Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Jumat, 15 Juni 2018

Bagaimana Cara Hemat Listrik Agar Tagihan Tak Membengkak

Bagaimana Cara Hemat Listrik Agar Tagihan Tak Membengkak - Menghemat listrik dalam penggunaan yang tidak efisien adalah cara jitu agar anda tidak membayar tagihan membengkak. Banyak kebiasaan sehari-hari yang terkadang menjadi sumber pemborosan dalam penggunaan listrik, walaupun disadari tidak diperlukan.

Menghemat Biaya Listrik Rumah dengan memperhatikan penggunaan energi dengan tepat, tidak hanya membuat anda ikut menjaga melestarikan sumber energi yang tidak terbaru, keuntungan lain yang akan didapatkan antara lain pembayaran tagihan yang lebih murah, juga membuat peralatan elektronik anda lebih awet karena masa pemakaian dapat dikurangi. Untuk itu, ada beberapa cara yang mungkin dapat digunakan dalam menghemat tagihan listrik tidak membengkak, antara lain:

1. Cabut Kabel Saat Tidak Digunakan

Menerapkan peraturan yang sepele adalah bagian penting namun memiliki banyak manfaatnya agar tagihan listrik tidak besar, seperti contoh ketika anda melihat peralatan elektronik yang terpasang pada saklar ketika sedang tidak digunakan. Baik itu pengisi daya gawai, kabel TV, setrika, maupun barang elektronik lainnya, ketika tidak perlu menggunakan listrik, disarankan untuk melepaskan saklar penghubung dengan arus listrik. Kebiasaan untuk merubah lebih disiplin seperti mencabut kabel peralatan elektronik dari saklar akan menghemat penggunaan listrik yang tidak diperlukan.

2. Gunakan Meteran Listrik Dengan Sistem Pulsa

Perbedaan pemasangan listrik untuk rumah tangga baru saat ini adalah penerapan meteran digital, atau dikenal dengan isi ulang melalui token.Alat meteran listrik adalah penunjuk daya listrik telah digunakan pelanggan dengan satuan kWh (kilowatt hour). Indikator terlihat dari angka-angka yang tercatat. Selain mudah mengontrol penggunaan listrik, kelebihan sistem token adalah tidak memerlukan petugas pencatat yang rutin berkunjung tiap bulan selalu mencatat angka-angka ini.

Penggunaan listrik dengan sistem pulsa akan membantu dalam menghemat pengeluaran untuk tagihan listrik. Listrik pulsa ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang sudah rencanakan sebelumnya dalam satu bulan. Hal ini membantu Anda dalam mengontrol pemakaian listrik secara berlebihan dan membuat Anda lebih bijak dalam menggunakan listrik. Ketika pulsa listrik Anda telah habis, maka secara otomatis semua aliran listrik yang ada di rumah Anda akan terputus dan mati sehingga untuk membuat listrik kembali mensuplai ke dalam rumah tangga, andaharus mengisi listrik dengan angka token yang di dapat dari pihak PLN. Cara kerja sistem ini sama seperti pulsa telepon prabayar sehingga pemakaian yang berlebihan dapat di cegah dan dialokasikan pada kebutuhan lain yang lebih penting.

3. Gunakan Lampu Secukupnya

Menyalakan lampu dalam rumah memang diperlukan untuk penerangan. Namun, ketika dalam kondisi terang seperti siang hari, anda dapat manfaatkan sinar matahari sebagai sumber penerangan utama. Selain itu jika memang diperlukan penerangan dengan lampu listrik, sebaiknya menggunakan lampu yang tidak terlalu terang dan cukup untuk menerangi ruangan tersebut tanpa berlebihan.

Lampu hemat energi yang banyak di jual di pusat belanja, memang lebih mahal di banding dengan lampu biasa, namun jika di hitung untuk pemakaian lebih panjang, sebenarnya banyak biaya yang dapat anda hemat dalam pemakaian listrik sehingga tidak menjadi mahal setiap digunakan.

4. Gunakan Pendingin Ruangan Seperlunya

Alat pendingin ruangan adalah bagian penggunaan listrik yang cukup banyak dibandingkan alat-alat listrik lain di rumah tangga, hal ini cukup wajar karena umumnya pendingin ruangan ini seringkali dibiarkan menyala hampir 24 jam mendinginkan udara dalam ruangan. Belum lagi daya pemakaian listrik AC yang cukup besar menggunakan listrik lebih banyak dibandingkan dengan peralatan elektronik lainnya. Bila di rumah Anda menggunakan AC, pilihlah AC yang hemat energi dengan kemampuan untuk menaikkan suhu atau off secara otomatis ketika ruangan sedang ada sedikit orang atau justru tidak ada orang sehingga tidak perlu Anda mendinginkan ruangan yang efeknya tidak akan dirasakan siapa-siapa. Sesuaikan suhu AC dengan luas ruangan dan jumlah orang yang ada. Suhu 20°C untuk luas ruangan sama yang diisi oleh satu orang dengan 5 orang dapat dirasakan berbeda.

Suhu ini bisa dirasakan sudah cukup dingin pada ruangan yang diisi hanya oleh satu orang namun dirasa masih cukup gerah untuk ruangan yang ditempati oleh 5 orang. Pendingin makanan (kulkas) juga harus diperhatikan dalam penggunaannya. Jangan mengisi kulkas terlalu penuh karena kulkas akan menyesuaikan suhu dengan banyaknya barang yang ada di dalam kulkas. Hindari kebiasaan membuka pintu kulkas untuk jangka waktu yang lama karena mesinnya akan bekerja lebih tinggi untuk menyesuaikan suhu di dalam dan di luar kulkas yang akhirnya akan menggunakan lebih banyak listrik.

5. Matikan Alat Elektronik Saat Tidur

Hindari kebiasaan tidur dengan berbagai peralatan elektronik tertinggal dalam keadaan menyala. TV masih menyala ketika tidur, lampu menyala, gadget sedang dalam proses pengisian baterai. TV yang masih menyala ketika Anda tidak sedang menonton jelas memberikan efek berupa tagihan listrik membengkak. Lampu sebaiknya dimatikan ketika Anda sedang beristirahat selain untuk menghemat biaya listrik juga baik untuk rileksk tubuh Anda sehingga bisa beristirahat dengan lebih baik. Jangan pernah tinggal gadget Anda dalam keadaan masih mengisi daya ketika Anda memutuskan untuk tidur. Anda mungkin merasa tidak keberatan pada hal pembayaran tagihan listrik namun resiko lain seperti baterai mengembang hingga bocor mengintai.

Cara menghemat listrik agar tagihan rumah tidak mahal di atas merupakan beberapa alternatif yang bisa diterapkan dalam tujuannya menghemat penggunaan listrik dan menghemat biaya tagihan listrik. Mengingat bumi kita juga sudah cukup tua dan isu-isu energi yang sedang gencar disuarakan, tidak ada salahnya kita turut berpartisipasi dalam penghematan penggunaan energi listrik. Selain untuk kepentingan anak cucu kita nantinya supaya bisa menggunakan energi-energi ini, kita juga dibebaskan dari biaya tagihan yang membengkak dan bisa mengalokasikan dana untuk kepentingan lain yang masuk dalam daftar prioritas kebutuhan harian Anda.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar