Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 27 Juni 2018

Asam Urat Dengan Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Asam Urat Dengan Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Asam urat adalah penyakit yang membuat nyeri pergelangan kaki, tumit dan kaki, secara khusus terjadi pada bagian sendi. Keluhan rasa sakit yang terkonsentrasi di jempol kaki (gejala yang dikenal sebagai podagra), serta pembengkakan dan nyeri di pergelangan kaki, lutut, kaki, pergelangan tangan atau siku. Keluhan yang sering diceritakan penderita asam urat ini dapat menjadi semakin lama. Jika tidak diobati, penyakit asam urat dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sendi dan ginjal.

Penyakit asam urat secara umum lebih banyak dialami pria, terutama telah mencapai usia 40 hingga 50 tahun. Dalam dunia kesehatan, penyakit asam urat sangat umum dan banyak dialami mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat. Mengutip laporan National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases  (NIAMS), 6 juta orang dewasa usia 20 dan yang memiliki usia lebih tua telah dilaporkan didiagnosis menderita asam urat.

Beberapa pakar kesehatan membenarkan semakin menyebarnya penyakit asam urat sebagai penyakit umum, Dr. N. Lawrence Edwards, profesor kedokteran, rheumatologi dan imunologi klinis di University of Florida dan ketua dan CEO dari Gout & Uric Acid Education Society, mengatakan pada Live Science, " penyakit asam urat adalah bentuk peradangan bagian sendi yang paling umum. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat yang menyebabkan kristal berakumulasi di sendi"


Penyebab Asam Urat


Sebenarnya penyakit asam urat dapat dicegah jika seseorang punya pola makan yang baik dan teratur, karena timbulnya asam urat adalah bentuk limbah sisa yang terbuat selama Anda konsumsi makanan secara kurang seimbang. Akibatnya muncul gangguan tidak normal purin saat penumpukan yang sangat banyak, Penyebab asam urat dalam makanan yang memiliki zat pemicu seperti: hati, jamur, teri, mackerel dan kacang kering.

Ketika asupan asam urat masuk dalam tubuh dengan jumlah normal, biasanya dibersihkan oleh ginjal menggunakan peredaran darah, dan keluar dari tubuh bersama dengan cairan urine. Namun, kadar asam urat yang tinggi dapat terakumulasi dalam tubuh dan menumpuk terlalu banyak, hal ini jelas membuat ginjal bekerja keras untuk mengeluarkannya. Jika zat asam urat yang menumpuk terlalu sedikit dikeluarkan atau kondisi tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat, maka sisa yang tidak terbuang kembali masuk ke dalam tubuh.

Konsentrasi asam urat yang tinggi dalam darah pada akhirnya akan mengubah asam menjadi kristal urat, yang kemudian dapat terakumulasi di sekitar sendi dan jaringan lunak. Penumpukan kristal urat yang berbentuk jarum dipercaya sebagai sumber peradangan dan gejala nyeri asam urat yang dirasakan.

Ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap asam urat, mengutip laman NIH menjelaskan, beberapa faktor yang memiliki pengaruh seseorang  rentan dengan penyakit ini adalah:

  1. Memiliki riwayat keluarga asam urat
  2. Kelebihan berat badan
  3. Memiliki masalah ginjal
  4. Penumpukan sisa asam urat yang tidak terbuang
  5. Minum terlalu banyak alkohol
  6. Menggunakan obat tertentu


Gejala asam urat dapat menjadi faktor risiko pada wanita untuk menderita penyakit jantung koroner, menurut laman Annuals of Rheumatic Disease dengan penelitian yang diterbitkan jurnal online Vascular Specialist menuliskan, asam urat dapat menjadi acuan prediksi peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan penyakit vaskular perifer. Risiko ini biasanya ditemukan lebih tinggi pada wanita.


Gejala Asam Urat


Mengutip laman kesehatan Mayo Clinic, gejala umum asam urat akan membuat beberapa ciri-ciri, antara lain
Nyeri sendi tidak bisa disembuhkan dalam 12 hingga 24 jam pertama
Nyeri sendi yang berlangsung beberapa hari hingga beberapa minggu dan menyebar ke lebih banyak ke bagian sendi dari waktu ke waktu
Muncul warna kemerahan, kulit menjadi lembek dan pembengkakan sendi

Tes dan diagnosis Asam Urat


Penyakit asam urat memiliki gejala yang menimbulkan rasa sakit pada bagian sendi dan khas terjadi secara terus menerus jika tidak melakukan pengobatan. Keluhan penderita pada dokter secara umum akan melakukan tes darah. Tujuan tes darah adalah untuk  mencari kemungkinan penumpukan asam urat dalam darah dan lebih lanjut akan melakukan diagnosis.

Perawatan dan pencegahan Asam Urat


"Penyakit asam urat tidak akan sembuh sampai mereka minum obat penurun asam urat. Pasien harus tahu bahwa kadar asam urat mereka harus di bawah 6 miligram per desiliter (mg / dL). Selain itu, jika Anda positif menderita penyakit ini, asam urat tidak dapat disembuhkan. Penyakit ini bisa dikelola agar tidak kambuh bahkan di kontrol dengan obat yang tepat dan pilihan gaya hidup, "kata oakar kesehatan Edwards.

Gejala nyeri asam urat dapat dikurangi dengan obat anti-inflamasi nonsteroid yang mengurangi rasa sakit dan peradangan di sekitar sendi, menurut  University of Maryland.

Selain obat-obatan, pasien juga dapat mengontrol kembali munculnya asam urat melalui latihan dan penyesuaian makanan yang disarankan dokter. Karena asam urat terjadi akibat pencernaan dan pemecahan purin dari makanan, pasien dapat mengurangi konsentrasi asam urat dalam darah dengan menghindari makanan yang tinggi kandungan purin seperti teri, asparagus, kacang kering dan kacang polong, jamur dan daging (seperti hati dan ginjal). Selain dari itu, pasien harus minum lebih banyak air untuk membantu tubuh menjadi stabil mencari kebutuhan cairan. Cairan air mampu mempercepat buangan racun yang ada di tubuh.

Artikel ini bukan karya jurnalistik atau bentuk penelitian dan merupakan pendapat pribadi. Untuk informasi detail, silahkan melakukan konsultasi dengan tenaga ahli agar mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar