Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 16 Mei 2018

Ternyata bahaya kematian bisa terjadi jika hal yang kita anggap jorok tidak dilanjutkan(1)

Etika yang sering di ajarkan orang tua, guru sekolah dan lingkungan sering menjadi standar yang seharusnya kita lakukan. Ada banyak etika yang diajarkan selain untuk menjaga hubungan baik dengan sesama, merawat lingkungan ataupun beragama.

Setiap negara dan dalam masyarakat dalam beretika, dapat berbeda, hal ini dipengaruhi kebiasaan, didikan, dan aturan hukum ataupun budaya. Etika secara mendasarkan adalah nilai atau standar yang menjadikan manusia lebih sopan dalam melakukan sesuatu.

Namun pernahkah kita merasa risih saat suatu hal yang datang secara mendadak tanpa kita inginkan, ternyata sering berbenturan dengan etika. Dari banyaknya hal yang sering terlihat jorok dan tidak mempunyai etika sopan santun, beberapa hal jorok ini dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Pada tulisan berikut ini, penulis mencoba memaparkan kebiasaan yang dianggap jorok, namun sering dilakukan makhluk hidup.


1. Kentut
Kentut atau buang angin sering dialami manusia, kentut juga dialami semua makhluk hidup, hanya saja kita jarang menyadari. Seekor anjing dapat mengeluarkan kentut, hanyaa saja hewan tidak diajarkan etika sehingga pada kondisi ingin buang angin, anjing dapat kentut sesukanya.

Kentut adalah proses pembuangan gas yang dialami semua makluk hidup. Gas buangan ini bersumber dari usus besar yang masuk sebagai organ saluran pencernaan yang terakhir dalam sistem pencernaan tubuh.

Kebiasaan jorok makhluk hidup ini selalu berbeda beda. Rata rata manusia normal dapat mengeluarkan kentut 8 hingga 15 dalam sehari.

Bahayanya jika kentut yang kita anggap jorok tidak dilanjutkan

Aktivitas kentut sering membawa aroma yang bau dan busuk saat terhisap. Keluarnya gas yang kurang sedap terkadang di ikuti dengan suara suara yang dapat di dengar orang sekitar kita. Resiko bagi orang yang kentut sembarangan dapat saja beragam, dari perkataan yang mengejek hingga yang paling parah adalah dimaki-maki, dari penelusuran, belum ada diberitakan orang yang kentut sembarangan meninggal akibat kentutnya.

Manfaat bagi pelaku pembuang gas sendiri punya pengaruh positif untuk kesehatannya, karena ketika kentut yang dikeluarkannya, mneyelamatkan usus yang berada didalam perutnya tidak menjadi keram dan membuang sisa gas supaya tidak terjepit di dalam lambung.

Dikutip dari Women's Health, kentut tidak sesimpel seperti yang kita bayangkan. Buang gas ini ternyata memberikan banyak pendapat. Berikut pendapat ahli tentang kentut.

1. Kita pernah kentut tanpa merasakan aroma busuk dan bau, ternyata kentut tanpa aroma berasal dari udara yang tertelan.
2. Kentut yang menimbulkan bau busuk dihasilkan oleh beberapa makanan yang dimakan. Makanan sehat tinggi sulfat seperti brokoli, kembang kol, almond, kubis menyebabkan kentut yang berbau busuk. Senyawa sulfur merupakan yang juga ditemukan dalam daging dan produk susu pun bisa disalahkan sebagai penyebab kentut menjadi bau.
3. Rata-rata seseorang kentut lebih dari 10 kali sehari.
4. Rata-rata orang dapat melepaskan hingga dua liter gas selama lebih dari 24 jam, kata Anish Sheth penulis buku What Your Poo Is Telling You.
5. Kentut yang berlebihan dapat mengindikasikan masalah usus, seperti intoleransi terhadap susu atau gluten.
6. Laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan, mungkin disebabkan karena mereka makan lebih cepat dari perempuan, atau mereka cenderung kurang rasa malu untuk buang gas.
7. Mengisap permen atau mengunyah permen karet bisa membuat Anda merasa kembung atau bergas. Hal tersebut diungkap oleh American College of Gastroenterology.
8. Anda bisa membuat kentut Anda terbakar. Hidrogen yang dihasilkan saat kentut, ketika terpapar api dapat menciptakan trik terbakar.
9. Kotoran yang lebih besar menyebabkan kentut bersuara pelan. Orang-orang yang memiliki lubang anus lebih besar cenderung untuk membuang angin tanpa suara.
10. Perusahaan Shreddies menciptakan pakaian khusus yang dapat menyaring kentut dan menghilangkan bau busuk kentut.
11. Kekuatan otot sphincter (otot di sekitar uretra) menentukan seberapa baik seseorang dapat menahan kentutnya.

Etika untuk kita saat akan kentut

1. Pergi menjauh dari keramaian
Kentut yang akan kerluar tidak serta merta langsung keluar begitu saja. Meskin kita tahu bahwa kentut dapat datang tanpa kita tahu, namun ketika kita akan kentut, kita masih bisa menyingkir dan menjauh dari keramaian manusia jika di mungkinkan.

Kentut yang sembarangan selain beresiko di caci maki oleh orang sekitar, kentut juga bisa menyebabkan kehilangan pekerjaan. Bayangkan saja jika orang yang sering kentut saat suasana rapat pimpinan dan sering di ulangi. Jadi jangan membuat kentut yang akan kita buang sebagai banyolan disaat yang serius, bahaya.

2. Kentut dengan wajar
Ketika saya kecil, sering mendengar kentut dari orang di rumah sebelah. Parahnya saat buang angin, seakan akan disengaja dengan mengeluarkan irama yang di intonasikan. Kentut adalah hal yang sangat wajar, namun jika orang sekitar kita seringkali menyadari saat kita kentut yang dramatisir, cara seperti ini akan menjadi olok olok orang.

3. Jangan lempar kesalahan pada orang lain
Pernah melihat orang di kantor saling menyalahkan akibat kentut, ini mungkin sesuatu yang lucu untuk yang kentut. Kentut selain memberikan efek bau dan busuk pada orang sekitar, janganlah kita kentut sembarangan dan menambah dosa dengan mengatakan kentut rekan kerja kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar