Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Minggu, 13 Mei 2018

Ternyata ada cara jitu untuk kita tidak kehausan saat puasa, perlu dicoba

Ramadhan menjadi bulan penuh berkah dan selalu disertai tantangan bagi umat Islam saat menjalani puasa. Rasa haus dan lapar di bulan Ramadhan, seakan membuat perjalanan waktu menjadi lambat ketika musim panas. Godaan dan tantangan yang tersulit, sebenarnya bukan datang dari luar kita, sesungguhnya kemampuan kita melewati gangguan yang bersumber dan berasal dari internal, tanda kemenangan kita yang realitas.
Sumber:Medical.com

Kita yang menjalankan puasa menyadari bahwa saat Ramadhan adalah berupaya menghindari makanan/minuman dari pagi sampai sore memberi efek melelahkan bagi tubuh, dari kebiasaan jadwal yang teratur yang digunakan untuk makan, saat berpuasa kita, secara tidak langsung akan merubah semuanya menjadi di waktu yang berbeda. Bagi banyak orang, berpuasa untuk menahan lapar tidak terlalu sulit, keinginan rasa lapar masih dapat kita tahan. Namun, bagaimana jika rasa yang kita alami untuk haus, terutama ketika suhu di melebihi 30° C di luar.

Ternyata ada cara jitu untuk kita tidak kehausan saat puasa, cara dan tips ini menghindari kekeringan di tenggorokan dan mulut terasa kering. Beberapa tulisan ini, dapat kita gunakan sebagai trik saat berurusan dengan kekurangan cairan selama bulan Ramadhan, yakni menghindari hidrasi dan penyimpanan air selama menjalankan puasa.


1. makan / minuman yogurt

Tahukah anda, ternyata pada satu cangkir yogurt mempunyai kadar air yang cukup tinggi, sekitar 85% air ada dalam satu gelas. Selain mendapatkan manfaat dari air setelah makan minum, keberuntungan lain yang menyertai yogurt adalah nutrisi.
Sumber minimalisbaker.com

Cara praktis mungkin anda dapat membelinya, banyak variasi rasa yang cocok dengan selera. Membuatnya pun bukan sesuatu yang sulit, pilihan yang tak terhitung untuk berbagai campuran dan yang cocok sesuai keinginan, menu makan minum yogurt dapat menjadi pilihan utama untuk menghilangkan rasa haus secara cepat selama bulan suci.


2. Hindari keringat berlebihan untuk mengundang rasa haus

Melakukan puasa mungkin menguras banyak asupan kalori makanan dan air yang sudah kita simpan hingga sore. Hindari latihan terlalu ekstrim dan kegiatan agresif lain yang membutuhkan banyak energi. , akan berakibat pada pengeluaran keringat yang lebih banyak, pemaparan panas dan perubahan suhu yang drastis yang semakin menguras air dari tubuh,  Anda jadi menghindari matahari sebanyak yang Anda bisa.

Bersumber dari kompas.com, berapa kegiatan yang memerlukan sedikit atau banyak energi diantaranya :
Kegiatan dan rutinitas disusun dari penggunaan kalori kecil hingga besar.
1. Mengetik 34 Kalori
2. Mengatur lalu lintas 68 Kalori
3. Bekerja di bidang pertanian, mengejar sapi atau ternak lainnya 68 Kalori
4. Mengemudi 68 Kalori
5. Menjahit 68 Kalori
6. Bartending 88 Kalori
7. Membersihkan wastafel dan toilet 102 Kalori
8. Membersihkan debu 136 Kalori
9. Bertukang 170 Kalori
10. Bekerja sambil berdiri 170 Kalori
11. Memijat 204 Kalori
12. Mengajar olahraga 204 Kalori
13. Memetik buah 238 Kalori
14. Dansa 258 Kalori
15. Mengoperasikan mesin press atau perkakas lain 272 Kalori
16. Bekerja di proyek bangunan 340 Kalori
17. Beternak kuda 340 Kalori
18. Mengemudi truk 374 Kalori
19. Pemadam kebakaran 748 Kalori
20. Penyelam profesional 748 Kalori
21. Pekerja kehutanan 1088 Kalori


3. Hindari kopi untuk mengusir dahaga

Salah satu tip penting anda berpuasa untuk mempertahankan suhu tubuh stabil, upayakan untuk mencerna makanan frenzy ketika buka puasa dan minum air untuk menganti cairan tubuh yang hilang adalah cara yang efektif yang dapat dikerjakan.  Buka puasa yang perlu anda hindari adalah minuman bersoda dan kafein.

Mencoba minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau memiliki efek soda untuk mendapatkan kesegaran pada saat berbuka puasa, mengakibatkan anda akan sering menuju kamar mandi.
Sumber : bangkitmedia.com

Makan makanan buah buahan yang memiliki banyak kandungan air, seperti semangka, ketimun, selada dan tomat harus di piring sebagai menu pembuka, sebelum menuju makanan utama sebagai santapan, mengkonsumsi makanan kecil yang disarankan dapat menyeimbangkan suhu dan kinerja organ tubuh saat menerima makanan utama.

Kafein adalah zat yang menyebabkan diuretik dan mudah sekali ditemukan pada minuman seperti kopi. soda, dan teh. Menurut sumber LiveStrong, makanan atau minuman yang mengandung kafein akan membuat Anda jadi sering buang air kecil. Kekuatan dan kemampuan kafein akan berkurang efeknya setelah dikeluarkan melalui air urine.

4. Pastikan tidak mengkonsumsi makanan pedas dan asin

Tak seorang pun ingin mengatakan tidak dan menolak ketika makanan favorit menjadi menu hidangan utama saat berbuka puasa. Indonesia yang dikenal surga makanan dengan bumbu dan rempah, ada banyak makanan sebagai asupan energi yang dapt dipilih.

Makanan khas Indonesia yang enak selalu mencerminkan perpaduan bumbu dan rempah. Beberapa jenis makanan yang menggunakan rasa pedas seperti rendang, ayam penyet, oseng oseng mercon, bumbu pedas, ayam betutu, balado, pempek Palembang, mie Aceh dan asam pedah ikan tongkol serta ratusan jenis makanan lain.
Sumber : inspiradata.com

Hindari menggunakan makanan pedas ketika berbuka puasa, berpikir tentang efek samping pada perut yang akan meningkatkan keasaman dan berat badan yang tidak terkontrol.

Apa yang akan terjadi dan berproses dalam tubuh, ketika makanan asin dan pedas dikonsumsi.

Makanan pedas dan asin yang kita konsumsi masuk kedalam tubuh, membuat tubuh mendeteksi ketidakseimbangan natrium dan kalium ketika menerima asupan makanan. Melalui osmosis, tubuh bekerja mengelola mineral yang berlebihan dalam darah.

Bersamaan partikel pedas dan asin yang telah sampai dan mengalir ke darah, maka air dari dalam sel tubuh secara automatis membantu dan bergerak keluar sebagai peyeimbang, tujuannya agat kepekatan yang berlebihan dapat dikurangi.

Seluruh kegiatan dan proses ini di pantau terus menerus oleh otak untuk mempertahankan kadar yang normal.


5. Mandi siang hari

Mandi menggunakan pendingin yang disarankan dokter, menggunakan handuk dan kain basah untuk menyegarkan, salah satu yang percaya untuk menggurangi terhidrasi. Kesan kesegaran yang didapatkan saat handuk basah menempel pada wajah, tepukan di wajah menciptakan sensasi refresh.

Shower air dingin mengurangi rasa haus dan kelelahan. Contoh yang sangat mudah dilakukan dan anda akan melihat sesuatu yang berbeda dari respon tubuh ketika menerima siraman air dingin ke badan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar