Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Jumat, 25 Mei 2018

Salah Memilih Cara Diet Beresiko Cepat Meninggal

Melakukan diet adalah satu cara yang dilakukan penderita obesitas untuk menurunkan berat badannya.  Dengan menjalankan diet yang berencana untuk mendapatkan berat badan yang ideal, keberhasilan melakukan diet juga dipercaya mampu meningkatkan kesehatan pemiliknya.

Menurunkan berat badan dengan cara yang salah dan terkadang ekstrim dikarenakan kurangnya informasi yang didapat, ternyata salah memilih cara diet juga beresiko kematian.
Sumber express.co.uk

Berikut beberapa cara yang salah untuk menurunkan berat badan yang beresiko cepat meninggal


1. Tidak makan sama sekali
Puasa dan tidak makan sama sekali adalah kejadian yang berbeda. Seseorang yang melakukan diet dengan tidak makan sama sekali merupakan salah satu cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan.

Diet yang salah ketika seseorang tidak makan sama sekali akan menyebabkan masalah kesehatan berikut:

  • Sistem kekebalan dan fungsi kognitif menurun.
  • Mengalami kecemasan dan depresi.
  • Mudah mengalami penyakit seperti maag dan thypus.
  • Mengalami anorexia nervosa (makan sedikit dan olahraga berlebihan).


2. Pil diet
Orang yang mengalami kegemukan seringkali menggunakan cara diet menggunakan pil diet. Penggunaan pil diet yang memberi hasil instan menurunkan berat badan, ternyata menimbulkan efek samping seperti :

  • Kandungan rimonabant pada pil diet dapat menyebabkan depresi dan kecemasan.
  • Kandungan sibutramine meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi, juga dapat menyebabkan mual, mulut kering, insomnia atau sembelit.
  • Kandungan orlistat dapat mengurangi penyerapan vitamin dari makanan.
  • Kecanduan.
  • Kandungan phentermine dapat menyebabkan detak jantung cepat, gelisah, tekanan darah tinggi, kegelisahan atau diare.
  • Pil pelangsing yang sering membuat orang selalu ingin buang air besar bisa menyebabkan menopause dini.


3. Pencahar
Penggunaan diet yang salah lainnya adalah memakai pencahar. Sejatinya obat pencahar ini bukan dibuat menurunkan berat badan tapi membuat anda kehilangan berat air dalam tubuh. Pencahar banyak digunakan penderita obesitas untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Berikut efek samping dari penggunaan pencahar:

  • Pencahar dapat menyebabkan dehidrasi berat dan ketidakseimbangan elektrolit.
  • Osteomalacia, yaitu pelemahan dan pelunakan tulang.
  • Penggunaan ekstrem dapat menyebabkan sembelit dan wasir.
  • Jangka panjang dapat menyebabkan kelumpuhan usus, sindrom iritasi usus, gagal ginjal dan bahkan pankreatitis.
  • Penggunaan yang tidak benar juga menyebabkan diare, kram perut, mual, muntah, pingsan, perdarahan rektum yang dapat menyebabkan luka bahkan kematian.


4. Bulimia
Bulimia sering digunakan untuk menurunkan berat badan, Cara yang terlihat cukup aneh dalam diet bulimia dianggap gangguan makan yang kronis dengan berusaha memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan dengan memasukkan jari ke mulut.

Berikut efek samping bulimia:

  • Bau napas tak sedap
  • Diare dan sakit perut konstan
  • Kekurangan gizi dan dalam tahap parah bisa menyebabkan kerontokan rambut
  • Ketidakseimbangkan elektrolit dan hormonal
  • Trakea dan gastrointestinal merobek
  • Enamel gigi mulai mengikis akibat dari asam lambung yang naik karena memaksa memuntahkan makanan yang sudah masuk ke lambung.


5. Olahraga berlebihan
Kegiatan olahraga yang sesuai dengan tubuh tentu memberikan manfaat yang baik untuk menurunkan berat badan. Namun ketika seseorang obesitas menggunakan cara olahraga berlebih yang diluar kemampuan tubuh, memiliki dampak serius pada otot dan tulang.

Berikut efek samping dari olahraga yang berlebihan:

  • Depresi dan hilangnya tingkat energi
  • Selama latihan dapat menyebabkan luka pada lutut, pergelangan kaki dan tulang belakang, serta menyebabkan kelelahan otot dan risiko patah tulang.
  • Arthritis, yaitu radang sendi di kartilago dan ligamen.
  • Insomnia
  • Jangka panjang juga dapat menyebabkan ketegangan otot dan cedera tulang.


6. Sauna berlebihan
Sauna atau mandi uap sering digunakan untuk menurunkan berat badan dengan cepat karena membakar banyak lemak yang terbukti dengan pengeluaran keringat. Namun bila dilakukan secara berlebihan.

Sauna dapat membahayakan tubuh jika berlebihan, antara lain:

  • Hipertermia (peningkatan suhu tubuh) serius
  • Hilangnya elektrolit dari tubuh
  • Dapat menyebabkan stroke jantung dan penyakit jantung lainnya
  • Kekurangan air yang parah dalam tubuh
  • Ketidaksadaran, kelemahan, pingsan dan kehilangan energi
  • Kerusakan serius pada ginjal yang disebabkan karena proses kehilangan elektrolit yang sangat cepat


Melakukan diet yang salah dan ekstrim memiliki dampak kesehatan dan resiko cepat meninggal jika mendapat pertolongan medis. Jika memiliki masalah pada berat badan, langkah terbaik adalah menemui dokter ahli untuk melakukan konsultasi dalam menjalankan cara diet yang benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar