Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Sabtu, 19 Mei 2018

Makanan Penyebab Bau Mulut Selama Puasa

Makanan yang sering kita santap sebagai menu untuk memberikan energi dan sumber protein, seringkali tidak disadari sebagai sumber penyebab bau mulut. Terlebih lagi ketika menjalankan ibadah puasa, kita tidak menggosok gigi setelah makan, bau mulut dipastikan lebih terasa ketika berbicara dengan orang lain.

Bau mulut yang sering muncul ketika berbicara dengan orang, tentu akan menganggu aktivitas kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bau mulut membuat rasa minder sehingga menimbulkan kesan menjadi sosok yang sedikit bicara, terlebih selama bulan puasa.

"Ada 3 faktor utama yang bisa menyebabkan munculnya bau mulut saat berpuasa. Pertama, sinus di hidung. Kedua, kondisi mulut termasuk gigi, karang gigi, gigi bolong, lidah, sariawan, dan infeksi jaringan lemak. Sedangkan ketiga, kondisi di bawah mulut, yaitu paru-paru dan saluran pencernaan," penjelasan Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKgA (K), PhD, spesialis kedokteran gigi anak.



Makanan Penyebab Bau Mulut Selama Puasa


1. Bawang putih dan bawang merah


Bawang putih dan bawang merah sebagai bumbu yang banyak digunakan pada masakan Indonesia, memiliki kandungan senyawa belerang yang terbilang tinggi.
Zat sulfur yang ada pada bawang selain membuat aroma bau tercium cukup lama setelah memakannya, bawang merah pun dapat menyebabkan rasa mual, muntah dan lambung terbakar jika terlalu banyak di konsumsi.

Anda dapat mengatur konsumsi bawang merah dan bawang putih selama berpuasa, untuk mencegah bau busuk muncul.

2. Telur


Telur adalah makanan yang praktis untuk di sajikan selama bulan puasa. Namun tahukah anda ? Protein yang terdapat pada telur cukup tinggi dapat menyebabkan napas dan mulut menjadi bau.

Satu butir telur yang kita makan memiliki kandungan kolesterol kurang lebih 185 mg, untuk konsumsi maksimal telur dalam satu minggu hanya disarankan enam butir dengan olahraga yang teratur.

Makan terlalu banyak telur selain meningkatkan kolesterol semakin tinggi ,  bahaya penyakit jantung diabetes dan munculnya jerawat.

3. Daging Merah


Penyajian daging merah selama berpuasa menjadi menu olahan yang lezat untuk sahur dan berbuka, mungkin memberikan sensasi tersendiri. Daging merah yang dapat di sajikan dalam aneka macam menu yang enak ini, ternyata punya potensi besar pada bau mulut kita.


Daging merah adalah makanan yang kaya gizi. Memiliki protein yang tinggi, kadar energi, vitamin, zat besi dan asam lemak omega-3.


4. Susu dan produk olahan


Susu adalah minuman yang sangat baik untuk tubuh. Minum susu secara teratur yang memberi manfaat pada kesehatan tulang, kekuatan gigi dan memelihara kesehatan jantung.

Susu dapat membuat bau mulut ketika di minum karena asam amino yang berubah menjadi senyawa sulfur.

Menu yang kurang tepat saat kita makan selain meningkatkan bau mulut dapat membuat mengurangi rasa percaya diri selama menjalankan ibadah puasa. Menjaga kebersihan mulut setelah makan adalah cara yang cukup baik untuk mencegah timbulnya bau mulut.
Segera membersihkan mulut dan gigi setelah santap sahur dan berbuka telah selesai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar