Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Rabu, 02 Mei 2018

Cara Mengatur Keuangan Dalam Keluarga


Cara Mengatur Keuangan Dalam keluarga sesuatu kewajiban yang tidak resmi bagi calon pasangan merumuskan bersama, sebelum melangsungkan ke jenjang lebih lanjut. Menjelang persiapan pernikahan, ada banyak rincian dan rencana yang dapat dipersiapkan dan perlu kita ketahui. Rencana yang terarah dalam mengatur keuangan keluarga tepat sasaran, tidak sekedar memberi kepuasan individu semata saat berhasil, bertambahnya kemampuan mengelola dan managemen pendapatan, juga dapat diterapkan untuk pengelolaan sumber daya yang lebih besar lagi.

Ketika pasangan suami istri memulai rencana membentuk keluarga yang bahagia, ternyata tidak semuanya semudah yang kamu bayangkan. Banyak problems yang mulai muncul ketika dua hati memulai kehidupan barunya, terutama mengatur keuangan keluarga.

Manajemen keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki.



Mari kita coba bertahap untuk Mengatur keuangan keluarga, dengan kesepakatan dan merubah pola pikir yang tidak sama lagi saat berstatus individual.  Sebanyak apapun penghasilan yang diperoleh dari gaji yang besar, pengelolaan yang salah masih dapat menyebabkan keluarga merasa kurang dan tidak cukup membiayai kebutuhan hidupnya.

Kegagalan dalam mengelola keuangan keluarga mungkin saja dapat terjadi akibat kesalahan baik besar dan kecil.  Seringkali suami-istri mengabaikan hal ini padahal sangat mempengaruhi keuangan rumah tangga.

Mengelola keuangan keluarga dengan baik merupakan salah satu kunci kesuksesan keluarga. Pengelolaan keuangan keluarga atau rumah tangga ini lebih rumit dibandingkan mengelola keuangan pribadi karena melibatkan banyak orang yaitu suami, istri dan anak-anak.



1. Mengetahui Pendapatan Tetap


Langkah pertama yang harus dimulai dalam perencanaan keuangan dalam keluarga, menelusuri seberapa banyak pendapatan di keuangan yang akan diperoleh. Pendapatan yang diperoleh merupakan pendapatan pasti dan tetap untuk memudahkan perencanaan kedepan. Berbeda dengan pendapatan tidak tetap, penghasilan yang bersumber pada penghasilan tidak tetap sulit di karkulasi dengan pengeluaran.

kalkulasi/kal·ku·la·si/ n perincian biaya, ongkos, atau pengeluaran; perhitungan

Pendapatan rumah tangga adalah penghasilan dari seluruh anggota keluarga yang disambungkan untuk memenuhi kebutuhan bersama ataupun perorangan dalah rumah tangga.

Pendapatan kepala rumah tangga maupun pendapatan anggota-anggota rumah tangga dapat berasal dari balas jasa faktor produksi tenaga kerja / pekerja (upah dan gaji, keuntungan / untung, bonus, dan lain lain), balas jasa kapital (bunga, bagi hasil, dan lain lain), dan pendapatan yang kain.


2. Mencatat Kewajiban Pembayaran yang Sudah Ada

Setelah step awal melakukan pencatatan pada pendapatan yang diperoleh dari gaji atau pun lainnya yang bersifat pasti dan tetap. Suami istri yang sebelum menikah mungkin telah melakukan cicilan atau pembelian kredit seperti rumah, mobil atau pembelian yang mengangsur.

Ketidakmampuan melakukan managemen finansial memiliki dampak merugikan keuangan Anda semakin banyak. Munculnya tagihan dalam jumlah besar yang tidak direncanakan yang berdampak biaya denda saat telambat membayar.

Catat semua tagihan yang harus dibayarkan seperti tagihan listrik, telepon, belanja bulanan, biaya kesehatan, dan hutang kartu kredit, cicilan rumah, atau cicilan kendaraan.


3. Memulai Perencanaan Keuangan


Setelah mengetahui semua sumber pengeluaran, sekarang saatnya kamu membuat perencanaan dalam mengatur keuangan kamu. Pengaturan keuangan yang alokasi sesuai dengan keinginan akan berbeda jika kita memulai melakukan pemisahan berdasarkan fungsinya. Secara umum pengeluaran punya prioritas wajib, butuh atau hanya keinginan yang dapat di tunda.

Perencanaan keuangan yang baik diperlukan dalam kehidupan agar kondisi ekonomi keluarga sehat. Persiapan yang matang dalam perencanaan keuangan selain memberi banyak manfaat pada kestabilan, ketika menghadapi sesuatu yang tak terduga seperti

Perencanaan keuangan adalah proses merencanakan keuangan untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.

Proses pencapaian tujuan tersebut dapat dilakukan dalam kegiatan menabung, melakukan investasi, dan budgeting.

Beberapa alasan diperlukannya merencanakan keuangan :
1. Semakin tingginya biaya kehidupan
2. Peningkatan biaya hidup yang terjadi dari tahun ke tahun.
3. Persiapan untuk masa depan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar