Ponsel Terbaru

Blog info singkat ponsel terbaru, berita kesehatan dan gaya hidup kekinian

Selasa, 22 Mei 2018

10 Kebiasaan Bahaya Ini Menurunkan Kesehatan Mata Anda, No 10 Sering Kita Lakukan

Kebiasaan bahaya seringkali kita lakukan sehari hari, ternyata menjadi satu penyebab mengapa mata mengalami penurunan. Meski penglihatan yang buruk dapat juga disebabkan oleh banyak faktor termasuk genetika, usia, dan lingkungan. Namun, di dunia digital saat ini, sebagian besar gangguan penglihatan mata sering kali disebabkan oleh kebiasaan buruk.
Sumber pedulisehat.info

Kerusakan mata banyak dikeluhkan perempuan dibandingkan pria, mengutip penelitian yang dilakukan National Eye Institute, "lebih dari 3 juta wanita dan lebih dari 1,5 juta pria memiliki mata kering."

Mata kering lebih umum terjadi setelah menopause dan wanita yang mengalami menopause sebelum waktunya lebih mungkin memiliki kerusakan mata mata akibat mata kering.

preventblindness.org menyebutkan " bahwa perempuan merupakan mayoritas dari 4,4 juta orang Amerika yang berusia 40 tahun dan lebih tua yang mengalami gangguan penglihatan atau buta."


10 Kebiasaan Bahaya Menurunkan Kesehatan Mata Anda


1. Terlalu banyak melihat layar monitor


Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan laptop atau smartphone akan mengurangi jumlah frekuensi berkedip, kedipan mata yang berfungsi untuk pembersihan dan pelumasan mata. Berkedip juga menstimulasi retina dan memberi otak istirahat. Paparan yang terlalu lama ke perangkat berbasis digital layar juga menyebabkan ketegangan mata dengan gejala pada kesehatan termasuk sakit kepala, mata terasa pedas, penglihatan kabur, dan tidur terganggu. Stres mata yang parah dapat menyebabkan masalah penglihatan permanen.

2. Tidak cukup tidur


Kurang tidur dapat menyebabkan ketegangan mata dan kelelahan mata. Gunakan tidur yang ideal selama 6-8 jam setiap hari membantu mata Anda pulih dari kelelahan panjang dan membersihkan akumulasi iritasi.

3. Terlalu lama memakai lensa kontak


Pasokan oksigen mata terbatas ketika memakai lensa kontak. Semakin lama Anda memakai kontak lens semakin beresiko. Tanpa oksigen, kornea membengkak dan mengekspos celah kecil tempat bakteri dapat masuk, meningkatkan risiko keratitis dan infeksi mata lainnya. Penggunaan lensa kontak jangka panjang juga dapat menyebabkan perubahan pada jaringan parut kornea dan kornea, yang mempengaruhi penglihatan.

4. Sering menggosok mata


Kebiasaan menggosok mata yang tampaknya tidak berbahaya dapat menimbulkan konsekuensi serius. Selain dari risiko alergi konjungtivitis dan infeksi mata, itu juga dapat menyebabkan keratoconus, penipisan dan pembentukan kembali kornea dari bulat ke kerucut, yang menyebabkan hilangnya penglihatan progresif. Juga dapat memperburuk kondisi mata yang sudah ada seperti miopia dan glaukoma.

5. Kurang vitamin untuk mata


Sayuran hijau gelap mengandung nutrisi seperti lutein dan zeaxanthin, yang mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak. Buah dan sayuran berwarna kuning dan oranye juga mengandung beta karoten, vitamin C, dan vitamin E yang tinggi, yang semuanya penting untuk penglihatan yang sehat. Makanan lain untuk mata termasuk telur, kacang, ikan berlemak, dan makanan laut lainnya.

6. Tidak cukup minum air putih


Dehidrasi menghambat mata memproduksi air mata. Dehidrasi juga menyebabkan mata Anda menjadi kering, merah, dan bengkak.

7. Tidak memakai kacamata hitam


Bahaya sinar ultra-violet dari sinar matahari dapat menyebabkan fotokeratitis (terbakar sinar matahari dari permukaan depan mata), degenerasi makula, katarak, pertumbuhan yang tidak sedap dipandang pada konjungtiva mata dan kanker kelopak mata. Kenakan kacamata hitam dengan perlindungan UVA / UVB lengkap bahkan pada hari-hari mendung.

8. Tidak menggunakan pencahayaan yang tepat


Aktivitas dalam cahaya redup membuat mata sulit untuk fokus dan mempercepat kelelahan mata. Pastikan pencahayaan memenuhi kenyamanan untuk mata. Jika Anda memiliki kantor di rumah, mungkin memerlukan lampu di meja kerja untuk mengurangi kelelahan mata.

9. Merokok


Merokok dikaitkan dengan mata kering dan berbagai penyakit mata yang mengancam penglihatan, termasuk degenerasi makula, katarak, uveitis, dan retinopati diabetik. Perokok juga empat kali lebih mungkin buta dibandingkan dengan yang bukan perokok.

10. Tidak melakukan perawatan mata secara teratur


Pemeriksaan mata secara teratur dapat mendeteksi masalah penglihatan dan penyakit mata lainnya. Mereka juga dapat menentukan apakah Anda berisiko tinggi untuk penyakit mata tertentu. Beberapa masalah penglihatan, seperti glaukoma, tidak memiliki tanda-tanda peringatan sampai ada kehilangan penglihatan yang ireversibel.

Menjaga kesehatan mata secara teratur punya banyak keuntungan dalam waktu panjang. Kebiasaan berbahaya yang mempengaruhi yang mulai dihindari, juga melakukan pemeriksaan mata secara rutin diperlukan untuk mengukur seberapa jauh kesehatan mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar