Bagaimana Nasib Piala Dunia 2022 Setelah Qatar Diblokade?


Krisis politik di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran atas penyelenggaraan piala dunia 2022. Untuk diketahui, Qatar yang saat ini tengah diblokade sejumlah negara Arab, merupakan tuan rumah perhelatan sepak boladunia sejagat. Lantas bagaimana nasib penyelenggaraan even tersebut?

Apalagi meski penyelenggaraan piala dunia di Qatar masih 5 tahun mendatang, namun sudah ada sejumlah acara yang mengawali kegiatan tersebut. Pada 2017 ini setidaknya ada 72 acara terkait Piala Dunia 2022.
Di antara acara-acara tersebut, 39 di antaranya berskala internasional.

Menyikapi kekhawatiran tersebut, Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino menyatakan tidak yakin krisis diplomatik saat ini akan mengancam penyelenggaraan turnamen tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan di surat kabar Swiss Le Matin Dimanche dan Sonntagszeitung pada Minggu (11/6), Infantino mengatakan bahwa dia memperkirakan situasi diplomatik akan kembali normal pada saat turnamen dimainkan.

"Tidak. Bagaimanapun, saya tidak terbiasa berspekulasi dan saya juga tidak akan melakukannya," jawabnya ketika ditanya soal posisi Qatar sebagai tuan rumah bisa terancam.

Infantino mengatakan bahwa FIFA memperhatikan situasi tersebut dan melakukan kontak reguler dengan pihak berwenang Qatar. "Peran penting FIFA, seperti yang saya mengerti, adalah menangani sepak bola dan tidak mengganggu geopolitik," katanya. Qatar akan menjadi tuan rumahPiala Dunia antara 21 November - 18 Desember 2022.

Subscribe to receive free email updates: